
Seluruh kawasan dicat dengan warna biru khas Arema, menciptakan identitas visual yang unik. Kampung ini sering dijadikan lokasi foto dan wisata santai oleh pengunjung.
- Monumen Juang 45
Monumen Juang 45 terletak tepat di depan Stasiun Malang, di Jalan Kertanegara. Jaraknya sangat dekat, hanya sekitar 2–3 menit perjalanan.
Tempat ini menjadi saksi sejarah perjuangan rakyat Malang dalam mempertahankan kemerdekaan. Cocok untuk wisata sejarah singkat sambil menunggu jadwal keberangkatan kereta.
- Museum Malang Tempo Doeloe
Museum Malang Tempo Doeloe dapat dicapai sekitar 10–12 menit berkendara dari stasiun. Museum ini menyajikan perjalanan sejarah Kota Malang secara ringkas namun informatif.
Dengan ukuran yang tidak terlalu besar, museum ini cocok dikunjungi wisatawan yang ingin mengenal sejarah Malang tanpa menghabiskan banyak waktu.
- Kajoetangan Heritage Village
Kajoetangan Heritage Village berjarak sekitar 8–10 menit berkendara atau 15 menit berjalan kaki dari Stasiun Malang. Kawasan ini terkenal dengan bangunan bergaya kolonial yang masih terjaga.
Suasana klasik yang ditawarkan membuat wisatawan betah berjalan santai sambil menikmati deretan bangunan bersejarah dan kafe-kafe unik di sekitarnya.
- Masjid Agung Malang
Masjid Agung Jami Malang terletak di kawasan Alun-Alun Kota Malang, sekitar 8–9 menit berkendara dari stasiun. Masjid ini memiliki arsitektur perpaduan Jawa dan Arab yang khas.
Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga sering menjadi tempat beristirahat wisatawan sebelum melanjutkan perjalanan. Lingkungannya yang nyaman menjadikannya salah satu destinasi favorit di pusat kota.
Dengan banyaknya pilihan wisata yang mudah dijangkau, menjelajahi kawasan sekitar Stasiun Malang bisa menjadi pengalaman seru dan efisien. Cocok untuk kamu yang ingin menikmati keindahan kota tanpa harus pergi jauh.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















