
Meski hanya meraih satu keping emas, pencapaian tersebut dinilai sangat istimewa mengingat Indonesia harus menaklukkan Thailand, negara yang selama ini dikenal sebagai kekuatan utama futsal Asia Tenggara dan langganan tampil di Piala Dunia Futsal.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu indikator kuat yang mengantarkan Souto masuk dalam radar penilaian pelatih terbaik dunia versi Futsal Award.
Tentang Futsal Award
Selain kategori pelatih tim nasional putra terbaik, Futsal Award 2025 juga menghadirkan sejumlah nominasi lain, seperti pelatih tim nasional putri terbaik, pelatih klub terbaik, serta pemain terbaik dunia berdasarkan posisi masing-masing.
Ajang Futsal Award pertama kali digelar pada 2020 dan sejak itu menjadi salah satu penghargaan paling prestisius di dunia futsal. Dalam sejarahnya, Ricardinho tercatat sebagai pemain putra tersukses dengan enam kali meraih gelar pemain terbaik dunia.
Sementara di kategori putri, dominasi dipegang oleh Amandinha asal Brasil yang telah delapan kali dinobatkan sebagai pemain futsal putri terbaik dunia, melampaui rekor Ricardinho.
Untuk kategori pelatih, dua sosok mencatatkan rekor terbanyak dengan masing-masing lima gelar, yakni Jise Venancio Lopez dan Jorge Braz, yang sama-sama pernah mengukir prestasi luar biasa sebagai pelatih tim nasional putra.
Masuknya Hector Souto dalam daftar nominasi Futsal Award 2025 menjadi bukti meningkatnya kualitas futsal Indonesia di kancah internasional sekaligus membuka peluang sejarah baru bagi Tanah Air.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















