
BOGORTODAY.COM – Pisang dikenal sebagai salah satu buah super yang kaya akan nutrisi penting. Buah ini sering dijadikan pilihan menu diet karena mudah didapat, praktis diolah, dan mengenyangkan. Namun, sebenarnya berapa kalori dalam pisang kukus, dan apakah aman dikonsumsi saat diet?
Pisang tersedia sepanjang tahun dan mengandung beragam nutrisi penting, seperti serat, kalium, vitamin B6, vitamin C, antioksidan, serta nutrisi esensial lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Jika ingin memasukkan pisang ke dalam menu diet, disarankan memilih pisang yang masih hijau atau belum terlalu matang. Menurut Healthline, pisang hijau memiliki kadar gula yang lebih rendah dan mengandung pati resistan, yang baik untuk membantu mengontrol kadar gula darah.
Meski demikian, tekstur pisang hijau yang cenderung keras sering kali membuatnya kurang nyaman dikonsumsi langsung.
Mengukus pisang bisa menjadi solusi praktis agar teksturnya lebih lembut dan mudah dinikmati, tanpa perlu tambahan gula atau lemak.
Jumlah Kalori Pisang Kukus
Sebelum membahas pisang kukus, penting mengetahui kandungan kalori pisang segar. Secara umum, satu buah pisang mengandung sekitar 100 kalori, meskipun jumlah ini bisa berbeda tergantung ukuran dan penyajiannya.
Berikut perkiraan kalori pisang berdasarkan ukuran standar:
- Pisang ekstra kecil (kurang dari 15 cm, 81 gram): sekitar 72 kalori
- Pisang kecil (15–17 cm, 101 gram): sekitar 90 kalori
- Pisang sedang (17–20 cm, 118 gram): sekitar 105 kalori
- Pisang besar (20–22 cm, 136 gram): sekitar 121 kalori
- Pisang ekstra besar (22 cm atau lebih, 152 gram): sekitar 135 kalori
- Pisang iris (1 cangkir, 150 gram): sekitar 134 kalori
- Pisang tumbuk (225 gram): sekitar 200 kalori
Sekitar 93 persen kalori pisang berasal dari karbohidrat. Sisanya berasal dari protein sekitar 4 persen dan lemak sekitar 3 persen.
Lalu, bagaimana dengan pisang kukus? Jika pisang dikukus tanpa tambahan apa pun, jumlah kalorinya relatif sama dengan pisang segar. Satu buah pisang kukus ukuran sedang (sekitar 118 gram) mengandung kurang lebih 105 kalori, menurut Snap Calorie.
Selain itu, pisang kukus juga mengandung sekitar 1,3 gram protein, 27 gram karbohidrat, 3 gram serat, dan hanya 0,3 gram lemak. Kandungan kaliumnya cukup tinggi, yakni sekitar 422 mg, serta dilengkapi vitamin B6 dan vitamin C yang baik untuk metabolisme dan daya tahan tubuh.
Aman Dikonsumsi, Tapi Tetap Perhatikan Porsi
Satu porsi pisang kukus ukuran sedang tergolong aman dan ideal bagi sebagian besar orang. Namun, bagi penderita diabetes atau mereka yang sedang mengontrol asupan karbohidrat, konsumsi pisang kukus sebaiknya dibatasi dan disesuaikan dengan kebutuhan harian. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi tetap dianjurkan.
Apakah Pisang Kukus Cocok untuk Diet?
Pisang kukus bisa menjadi bagian dari program diet. Ahli gizi Prachi Jain menyebutkan bahwa pisang memiliki kalori relatif rendah, hampir tidak mengandung lemak, serta kaya serat larut yang membantu rasa kenyang lebih lama.
Namun, ia juga menegaskan bahwa hanya mengandalkan pisang saja tidak cukup untuk menurunkan berat badan. Diet seimbang dengan perencanaan defisit kalori yang mencakup semua kelompok makanan tetap diperlukan agar hasilnya optimal.
Pisang kukus juga cocok dikonsumsi sebagai camilan sebelum atau sesudah olahraga karena merupakan sumber karbohidrat yang baik dan membantu mengembalikan energi. Selain itu, pisang kukus bisa menjadi pilihan sarapan atau camilan sore yang praktis dan menyehatkan.
Meski begitu, pisang kukus kurang cocok bagi pelaku diet keto. Dengan kandungan sekitar 27 gram karbohidrat per porsi sedang, satu buah pisang kukus saja sudah memenuhi sebagian besar batas karbohidrat harian diet keto, yang biasanya hanya 20–50 gram per hari.
Dengan memahami jumlah kalori dan kandungan nutrisi pisang kukus, kamu bisa menyesuaikannya dengan pola makan dan tujuan diet yang sedang dijalani. Ingat, kunci utama diet sehat tetap terletak pada pola makan seimbang, pengaturan porsi, dan gaya hidup aktif.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















