Agar Tak Bau Apek, Ini Cara Merawat Karpet yang Disimpan Setelah Liburan

Karpet
Agar Tak Bau Apek, Ini Cara Merawat Karpet yang Disimpan Setelah Liburan. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Masa liburan telah usai, saatnya kembali merapikan rumah dan menyimpan berbagai perlengkapan yang sudah tidak digunakan, salah satunya karpet.

Banyak orang menggelar karpet tambahan saat musim liburan atau momen tertentu untuk menyambut tamu.

Namun setelah tidak dipakai, karpet biasanya kembali disimpan agar tetap bersih dan awet hingga digunakan lagi di waktu-waktu penting.

Sayangnya, karpet yang disimpan terlalu lama justru sering menimbulkan bau apek saat hendak digunakan kembali, meski sudah dibungkus plastik.

Kondisi ini umumnya terjadi karena penyimpanan yang kurang tepat serta minim perawatan.

Debu dan sisa kotoran yang menempel dapat memicu tumbuhnya jamur dan bakteri, sehingga menimbulkan aroma tak sedap.

Dikutip dari Southern Living, berikut beberapa cara merawat karpet agar tetap bersih dan tidak bau apek selama disimpan.

  1. Cuci di Tempat Pencucian Karpet Khusus
BACA JUGA :  Maju Jadi Calon Ketua Kadin Kota Bogor Harus Siapkan Rp350 Juta, Ini Penjelasan Panitia

Sebelum disimpan, pastikan karpet dalam kondisi benar-benar bersih. Mencuci karpet bukan perkara mudah karena setiap bahan memiliki perlakuan yang berbeda. Jika dicuci sembarangan, tekstur dan warna karpet bisa rusak.

Cara paling aman adalah membawa karpet ke tempat pencucian khusus. Selain lebih bersih, metode ini juga memastikan karpet kering sempurna sehingga tidak lembap dan berbau saat disimpan.

  1. Bersihkan Secara Berkala dengan Penyedot Debu

Jika tidak memungkinkan untuk mencuci, karpet yang disimpan sebaiknya sesekali dikeluarkan dan dibersihkan menggunakan penyedot debu. Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan debu yang menempel sekaligus menjaga serat karpet agar tidak kaku.

Menggunakan vacuum cleaner kering secara rutin dapat membantu menjaga kebersihan karpet meski jarang digunakan.

  1. Jangan Biarkan Noda Menempel Terlalu Lama
BACA JUGA :  Pemancing Asal Depok Meninggal di Situ Cikaret, Diduga Serangan Jantung

Setelah karpet digunakan, pastikan tidak ada noda yang tertinggal. Baik noda cair maupun noda berwarna sebaiknya segera dibersihkan dengan kain lembap atau tisu. Lakukan dengan lembut agar tidak merusak tekstur permukaan karpet.

Untuk noda membandel, Anda bisa menggunakan campuran air dengan sedikit soda kue atau sabun cuci piring. Sementara itu, untuk menghilangkan bau apek akibat jamur dan bakteri, semprotkan larutan cuka putih suling dan air dengan perbandingan 50:50 ke permukaan karpet.

Dengan perawatan yang tepat dan penyimpanan yang benar, karpet akan tetap bersih, segar, dan siap digunakan kapan saja tanpa bau apek. Semoga tips ini membantu!

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================