Nekat Umroh Naik Motor Seperti Om Daeng? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Om Daeng
Nekat Umroh Naik Motor Seperti Om Daeng? Segini Dana yang Harus Disiapkan. (Foto: Instagram Om Daeng)

BOGORTODAY.COM – Berencana menunaikan ibadah umroh dengan cara tak biasa, seperti bikers viral asal Sulawesi Selatan, Anhar alias Om Daeng? Tahan dulu euforianya. Sebelum meniru langkah ekstrem tersebut, ada satu hal penting yang wajib dipahami: biaya yang harus disiapkan tidaklah sedikit.

Om Daeng baru-baru ini berbagi pengalaman “perjalanan suci” menggunakan sepeda motor saat berkunjung ke kantor detikcom. Ia menempuh perjalanan panjang dari Lumajang, Jawa Timur, menuju Arab Saudi dengan mengendarai Yamaha XMax. Total waktu tempuhnya mencapai lebih dari tujuh bulan.

Menurut Om Daeng, jarak yang dilalui selama perjalanan tersebut mencapai sekitar 27 ribu kilometer. Tak hanya lintas pulau, ia juga melintasi 12 negara sebelum akhirnya tiba di Tanah Suci. Negara-negara yang dilewati antara lain Malaysia, Thailand, Laos, China, Kazakhstan, Uzbekistan, Tajikistan, Afghanistan, Iran, Uni Emirat Arab (UAE), Oman, hingga Arab Saudi.

BACA JUGA :  Kontrakan Jadi Gudang Tembakau Sintetis, Dua Bandar Dibekuk

“Hobi saya kan motoran dan memang punya cita-cita keliling dunia. Nah, keinginan touring lintas dunia itu harus ke Arab dulu, biar bisa minta restu ke pusat langsung,” ujar Om Daeng.

Namun, perjalanan penuh tantangan ini tentu membutuhkan biaya besar. Saat ditanya soal dana, Om Daeng mengungkapkan total pengeluaran mencapai sekitar Rp 320 juta. Meski demikian, ia menegaskan bahwa biaya tersebut bukan hanya untuk dirinya seorang, melainkan juga mencakup kebutuhan seorang videografer yang ikut mendokumentasikan perjalanan.

“Total-total kemarin habis Rp 320 jutaan sama ngirim motor ke sini. Itu sudah semuanya, sudah bersih,” tuturnya.

Pengeluaran terbesar berasal dari biaya penginapan, mengingat Om Daeng hampir setiap hari menginap di hotel selama tujuh bulan perjalanan. Selain itu, kebutuhan internet juga menyedot dana cukup besar, mencapai Rp 5–6 juta. Tak kalah penting, biaya pengurusan dokumen dan perizinan lintas negara menghabiskan sekitar Rp 60 juta.

BACA JUGA :  Soroti Proyek Puskesmas Pondok Rumput, Warga: Anggaran Rp600 Juta, Keselamatan Kerja Nol Besar

Biaya besar lainnya berasal dari proses pengiriman sepeda motor dari Arab Saudi kembali ke Indonesia. Om Daeng memilih menggunakan kargo pesawat demi keamanan dan kepraktisan.

“Ngirim motor pakai kargo pesawat agak mahal, sekitar Rp 60 jutaan. Kita serahkan semuanya ke mereka. Prosesnya yang ribet itu di dokumen, bisa sebulan lebih, kalau pengirimannya sendiri sehari doang sampai,” jelasnya.

Kisah Om Daeng menjadi bukti bahwa umroh naik motor bukan sekadar soal keberanian dan tekad, tetapi juga perencanaan matang serta kesiapan finansial yang kuat. Jadi, sebelum mengikuti jejaknya, pastikan dompet dan mental benar-benar siap.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================