Pemkab Bogor Kucurkan Bankeu Rp 1,5 Miliar per Desa untuk Program Prioritas

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan Bantuan Keuangan (Bankeu) sebesar Rp 1,5 miliar untuk setiap desa guna merealisasikan program prioritas daerah dan menangani kebutuhan mendesak yang belum terakomodasi dalam perencanaan anggaran.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Hadijana mengatakan, dana tersebut ditujukan untuk beberapa program prioritas, yakni infrastruktur jalan, pengelolaan sampah, digitalisasi, program Satu Sarjana Satu Desa, dan Gerakan Pangan Murah.

“Ada beberapa prioritas, untuk infrastruktur. Jalan itu kan masih prioritas. Terus ada sampah. Ada digitalisasi. Terus satu sarjana, satu desa. Ada beberapa lagi. Gerakan pangan murah,” ujar Hadijana di Bogor, Rabu (7/1/2026).

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Museum Pajajaran Mulai Dibuka Resmi untuk Umum

Selain untuk program terencana, Bankeu tersebut juga dapat digunakan untuk menangani kejadian tak terduga di tingkat desa yang belum dianggarkan Pemkab Bogor tahun sebelumnya. Hadijana mencontohkan kasus runtuhnya bangunan majelis taklim yang memerlukan penanganan cepat.

“Contoh yang kasus di mana ada majelis yang ambruk. Kalau menunggu proses dan sebagainya, lama. Tapi kalau di tingkat desa, yang penting kan sudah ada keputusannya kepala desa bahwa itu memang perlu dibantu karena bencana,” katanya.

BACA JUGA :  Alwi Farhan Tantang Lakshya Sen di Indonesia Open 2026, Ini Fakta Menarik Jelang Duel

Hadijana menambahkan, sebagian dana Bankeu juga dapat dimanfaatkan untuk rehabilitasi kantor desa dengan anggaran tertentu. Namun, ia tidak merinci berapa jumlah desa yang memanfaatkan alokasi untuk rehabilitasi tersebut.

“Enggak hitung persentasenya. Ada berapa, ya. Mungkin sama dengan tahun kemarin. Enggak terlalu banyak. Hanya untuk rehab,” ucapnya.

Kabupaten Bogor memiliki 416 desa yang tersebar di 40 kecamatan. Penyaluran Bankeu ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan di tingkat desa sekaligus memberikan fleksibilitas bagi pemerintah desa dalam merespons kebutuhan lokal.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================