BOGORTODAY.COM – Kopi merupakan salah satu minuman paling populer di dunia. Selain mengandung kafein, kopi juga kaya antioksidan seperti flavonoid, polifenol, dan asam klorogenat.
Tak hanya itu, kopi mengandung mineral, vitamin, trigonelin, sukrosa, serta senyawa diterpen yang berkontribusi terhadap berbagai manfaat kesehatan.
Dengan kandungannya yang melimpah, kopi kerap dikaitkan dengan sejumlah efek positif bagi tubuh jika dikonsumsi secara wajar. Lantas, apakah kebiasaan minum kopi juga dapat membantu melindungi diri dari depresi?
Kafein dan kaitannya dengan depresi
Saat ini tersedia berbagai jenis obat untuk mengatasi depresi. Namun, tidak semua penderita memberikan respons yang sama terhadap pengobatan tersebut.
Kafein dalam kopi disebut-sebut memiliki efek protektif terhadap depresi. Untuk memahami hal ini, para peneliti memperkenalkan istilah “paradoks kopi”.
Kafein bekerja dengan memblokir reseptor adenosin di otak. Adenosin merupakan molekul pemberi sinyal yang berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari mengatur sistem saraf, melebarkan pembuluh darah, hingga memengaruhi suasana hati.
Dengan menghambat adenosin, kafein dapat meningkatkan kewaspadaan dan memperbaiki mood dalam jangka pendek.
Sejumlah penelitian epidemiologi menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko depresi hingga 25 persen.
Temuan ini mengindikasikan bahwa kopi dapat memberikan efek perlindungan terhadap gangguan suasana hati.
Mengapa disebut paradoks kopi?
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















