Benarkah Minum Kopi Bisa Melindungi Diri dari Depresi? Ini Penjelasannya

Meski tampak bermanfaat, kafein juga memiliki sisi lain yang menimbulkan dilema dalam dunia medis. Menurut Ma-Li Wong, MD, PhD, seorang psikiater dari Genomic Press, New York, kafein dapat mengganggu efektivitas terapi depresi tertentu, seperti ketamin dan terapi elektrokonvulsif (ECT).

“Kafein memblokir reseptor adenosin dan penelitian menunjukkan hal ini dapat mengganggu efek antidepresan ketamin dan ECT, setidaknya pada hewan percobaan dan kemungkinan juga pada manusia,” jelas Wong.

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Nature, para peneliti menggunakan model tikus untuk mengidentifikasi bahwa lonjakan adenosin menjadi jalur utama yang mendasari efek antidepresan ketamin dan ECT. Dengan kata lain, keberhasilan terapi ini justru bergantung pada aktivitas adenosin—yang ironisnya dihambat oleh kafein.

BACA JUGA :  HGB Kedaluwarsa Sejak 2017, Petani Geruduk BPN Kabupaten Bogor

Kopi, adenosin, dan risiko depresi

Pada peminum kopi rutin, reseptor adenosin di otak mengalami peningkatan regulasi, artinya jumlah reseptor yang aktif bertambah.

Kondisi ini diduga menjadi salah satu alasan mengapa konsumsi kopi jangka panjang dapat dikaitkan dengan penurunan risiko depresi dalam beberapa studi observasional.

Namun, bagi penderita depresi yang tidak responsif terhadap pengobatan standar dan menjalani terapi ketamin atau ECT, konsumsi kafein beberapa jam sebelum perawatan berpotensi menurunkan efektivitas terapi.

BACA JUGA :  7 Jenis Ikan yang Aman Dikonsumsi Penderita Kolesterol Tinggi

Inilah yang kemudian dikenal sebagai paradoks kopi—kopi dapat membantu mencegah depresi, tetapi dalam kondisi tertentu justru bisa menghambat pengobatan depresi.

Minum kopi secara teratur dalam jumlah wajar berpotensi memberikan perlindungan terhadap depresi, terutama pada populasi umum. Namun, bagi individu yang sedang menjalani terapi depresi tertentu, konsumsi kafein perlu diperhatikan dengan lebih hati-hati.

Konsultasi dengan tenaga medis tetap menjadi langkah terbaik untuk menentukan pola konsumsi kopi yang aman dan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================