Saudi Luncurkan Kerangka Kerja Relawan Pertolongan Pertama di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Masjidil Haram
Saudi Luncurkan Kerangka Kerja Relawan Pertolongan Pertama di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Otoritas Umum untuk Pengurusan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi meluncurkan kerangka kerja baru hasil kerja sama dengan Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi.

Melalui inisiatif ini, Arab Saudi merekrut relawan pertolongan pertama dari asosiasi nasional untuk ditugaskan di dua masjid suci, yakni Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Dilansir dari Arab News, berdasarkan laporan Kantor Berita Saudi (SPA), program tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi respons darurat di kawasan Dua Masjid Suci.

Langkah ini sejalan dengan target Visi Arab Saudi 2030, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan dan keselamatan bagi jemaah haji dan umrah.

Kerangka kerja baru ini mengatur peran relawan pertolongan pertama melalui sistem terintegrasi. Dengan adanya sistem tersebut, prosedur penanganan darurat dapat diterapkan secara seragam, sekaligus memperkuat koordinasi antarorganisasi yang terlibat.

BACA JUGA :  Daftar Game Baru yang Rilis Juni 2026, Remake Legendaris Siap Ramaikan Pasar

Melalui program ini, otoritas berupaya mencapai standar kualitas dan keselamatan tertinggi dalam melayani jutaan jemaah. Tidak sembarang organisasi dapat berpartisipasi, sebab asosiasi yang ingin bergabung wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum, seperti memiliki akreditasi resmi serta terdaftar pada otoritas yang berwenang.

Asosiasi relawan tanggap darurat yang terlibat akan bertanggung jawab menyediakan tenaga medis, peralatan, dan perlengkapan pendukung. Seluruh kegiatan operasional akan dilaksanakan dalam koordinasi langsung dengan Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi guna memastikan kesiapan tim serta kemampuan merespons kondisi darurat secara cepat dan efektif.

Dalam ketentuannya, tim relawan wajib mencakup praktisi kesehatan berlisensi atau spesialis bersertifikat, termasuk personel yang telah mendapatkan pelatihan bantuan hidup dasar (basic life support). Seluruh relawan juga diwajibkan mematuhi instruksi serta protokol yang telah ditetapkan oleh kedua otoritas terkait.

BACA JUGA :  Pengemudi Microsleep, Toyota Fortuner Terguling di KM 30 Jagorawi

Otoritas Umum untuk Pengurusan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pun mengundang asosiasi yang berminat untuk mengajukan permohonan resmi. Pengajuan harus memuat rincian tim, spesialisasi, bidang tugas, serta daftar nama anggota, yang kemudian dikirim melalui email ke [email protected].

Otoritas menegaskan bahwa peluncuran kerangka kerja ini menjadi bukti komitmen Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas layanan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Selain memperkuat kemitraan dengan entitas nasional, inisiatif ini juga diharapkan mampu meningkatkan pengalaman jemaah haji dan umrah melalui penerapan standar keselamatan dan perawatan tertinggi.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================