
Meilysa mengakui perubahan strategi lawan menjadi faktor penting yang memengaruhi hasil pertandingan.
“Di gim kedua mereka mulai mengajak main rally-rally, banyak membuka dan jarang memberi bola-bola datar. Tidak seperti sebelumnya yang ngadu no-lob dan membuat kami enak untuk memegang kendali,” ujar Meilysa.
Target Juara di 2026
Meski harus terhenti di perempat final, Meilysa berharap kekalahan ini bisa menjadi pelajaran berharga untuk meraih prestasi lebih tinggi sepanjang tahun 2026.
“Kami juga harus lebih tahan di pertahanan dan siap dengan perubahan lawan,” lanjutnya.
Ia pun menegaskan target besar yang ingin dicapai bersama Febriana musim ini.
“Tahun ini kami mau dapat gelar juara, mau naik podium satu,” ucap Meilysa.
Kekalahan di Malaysia Open 2026 menjadi evaluasi awal bagi Febriana/Meilysa untuk memperkuat fokus, konsistensi, dan ketahanan bermain, seiring ambisi mereka menembus papan atas ganda putri dunia.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















