Rekomendasi Jamu Pelancar Haid untuk Membantu Atasi Nyeri dan Siklus Tidak Teratur

Namun, ibu hamil sebaiknya membatasi konsumsi jamu ini. Cara membuatnya dengan merebus semua bahan, lalu meminum airnya setelah disaring.

  1. Kudu Laos

Jamu kudu laos merupakan perpaduan mengkudu dan laos yang diolah bersama jahe merah, kencur, kapulaga, ketumbar, dan gula merah.

Jamu ini bermanfaat untuk menghangatkan tubuh dan meredakan ketidaknyamanan perut, termasuk kram menstruasi.

Selain itu, kudu laos juga dikenal mendukung kesehatan kulit dan otak. Rasanya cenderung asam dengan sedikit manis, dan dibuat dengan cara merebus seluruh bahan lalu menyaring airnya.

  1. Jinten

Jinten mengandung senyawa aktif seperti cuminaldehyde dan flavonoid yang dapat membantu meredakan kram perut dan mengurangi peradangan. Rempah ini juga dikenal mampu meningkatkan pencernaan dan daya tahan tubuh.

Meski aman dikonsumsi dalam jumlah moderat, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika memiliki alergi tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan khusus.

  1. Loloh Sembung
BACA JUGA :  Diduga Tolak Beri Uang, Satpam Kafe di Gunung Putri Dikeroyok

Loloh sembung merupakan jamu tradisional khas Bali yang dibuat dari daun sembung, tanaman beraroma khas seperti kamper dengan rasa pedas dan pahit ringan.

Mengutip buku Jamu: Obat Tradisional Nusantara Penyembuh Dunia (2022) karya F.G. Winarno, daun sembung kerap digunakan untuk mengatasi haid tidak teratur yang disertai nyeri perut.

Cara membuatnya dengan meremas daun sembung bersama air, lalu menambahkan garam dan asam sebelum disaring. Selain melancarkan haid, jamu ini juga bermanfaat untuk meredakan perut kembung dan gangguan pencernaan.

  1. Peterseli

Menurut Healthline, daun peterseli mengandung myristicin dan apiole yang dapat memengaruhi produksi estrogen. Senyawa ini membantu mengatur siklus haid dan merangsang aliran menstruasi.

Cara mengonsumsinya cukup dengan merebus daun peterseli dan meminum air rebusannya. Namun, penderita tekanan darah tinggi, gangguan ginjal, atau yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah perlu berhati-hati.

  1. Akar Dong Quai
BACA JUGA :  Apple Perkenalkan Siri AI di WWDC 2026, Asisten Pintar dengan Kemampuan Lebih Canggih dan Personal

Dong quai merupakan tanaman herbal asal Tiongkok yang dikenal sebagai “ginseng perempuan”. Herbal ini dipercaya dapat merangsang dan mengatur haid dengan meningkatkan aliran darah ke panggul serta memicu kontraksi otot rahim.

Dong quai sering digunakan untuk mengatasi nyeri haid dan menstruasi tidak teratur. Meski demikian, penelitian terkait efektivitasnya masih terbatas, sehingga penggunaannya perlu dilakukan dengan hati-hati, terutama bagi mereka yang mengonsumsi obat pengencer darah.

Mengonsumsi jamu pelancar haid dapat membantu memperbaiki siklus menstruasi dan meredakan kram perut yang kerap mengganggu aktivitas. Meski bersifat alami, pastikan tidak memiliki alergi terhadap bahan jamu yang dikonsumsi dan tetap perhatikan dosisnya.

Jika keluhan haid tidak teratur berlangsung lama atau disertai nyeri hebat, konsultasi dengan tenaga medis tetap menjadi langkah terbaik untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================