BOGORTODAY.COM – Kondisi kekurangan darah atau anemia tidak boleh dianggap sepele. Jika dibiarkan, anemia dapat memicu berbagai keluhan mulai dari sakit kepala, tubuh mudah lelah, rambut rontok, hingga meningkatkan risiko pingsan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga produksi sel darah merah agar tetap optimal.
Salah satu komponen utama dalam darah adalah hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.
Ketika kadar hemoglobin rendah, suplai oksigen pun terganggu dan tubuh menjadi lebih rentan mengalami anemia.
Untuk membantu produksi hemoglobin, tubuh membutuhkan asupan zat besi dan folat (vitamin B9).
Selain itu, vitamin C, vitamin A, dan beta-karoten berperan penting dalam membantu penyerapan zat besi agar lebih maksimal. Nutrisi-nutrisi tersebut bisa diperoleh dari berbagai jenis makanan berikut ini.
- Delima
Buah delima dikenal kaya zat besi, kalsium, serta mengandung protein, karbohidrat, dan serat. Kandungan nutrisinya yang lengkap menjadikan delima sebagai salah satu makanan penambah darah terbaik. Mengonsumsi jus delima secara rutin dapat membantu menjaga kadar hemoglobin dan mendukung kesehatan darah.
- Bit
Mengutip NDTV, bit merupakan sumber zat besi yang sangat baik. Umbi berwarna merah ini juga mengandung folat, kalium, dan serat. Bit dinilai efektif dalam membantu meningkatkan kadar hemoglobin, terutama jika dikonsumsi dalam bentuk jus.
- Biji Labu
Biji labu mengandung sekitar delapan miligram zat besi per porsi, serta kaya akan kalsium, magnesium, dan mangan. Biji labu bisa ditambahkan ke dalam salad, smoothie, atau overnight oatmeal sebagai camilan sehat yang membantu pembentukan sel darah merah.
- Bayam
Bayam merupakan sayuran hijau yang kaya zat besi non-heme dan vitamin C, yang berfungsi meningkatkan penyerapan zat besi dari sumber nabati. Selain itu, bayam juga mengandung folat yang penting dalam pembentukan sel darah merah.
- Quinoa
Menurut Times of India, quinoa adalah sumber protein lengkap yang mengandung zat besi non-heme, folat, dan vitamin B6. Seluruh nutrisi tersebut berperan penting dalam produksi sel darah merah. Quinoa dapat dijadikan pengganti nasi atau bahan utama salad bergizi.
- Telur
Telur mengandung zat besi heme dan vitamin B12 yang berperan besar dalam produksi sel darah merah dan menjaga kadar hemoglobin. Telur juga mudah diolah, baik direbus, digoreng, diorak-arik, maupun dipanggang.
- Tahu
Tahu yang berasal dari kedelai kaya akan zat besi non-heme dan protein nabati. Selain itu, tahu juga mengandung kalsium dan magnesium yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Tahu dapat diolah menjadi tumisan, sup, atau digoreng sesuai selera.
- Daging Merah Tanpa Lemak
Daging merah tanpa lemak, seperti daging sapi, merupakan sumber zat besi heme yang paling mudah diserap tubuh. Zat besi jenis ini sangat penting untuk produksi hemoglobin dan menjaga kesehatan sel darah merah. Pilih potongan tanpa lemak seperti sirloin atau tenderloin, dan olah dengan cara dipanggang, direbus, atau ditumis.
Dengan memperhatikan asupan makanan yang tepat, risiko anemia dapat ditekan. Mengonsumsi berbagai makanan penambah darah secara rutin dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dan menjaga tubuh tetap sehat serta bertenaga.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















