
BOGORTODAY.COM – Aksi demonstrasi warga terdampak penutupan tambang di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Senin (12/1/2025), sempat memanas dan berujung ricuh.
Ribuan massa dari berbagai desa dan Kecamatan di Bogor Barat memadati halaman Kantor Kecamatan Cigudeg sejak siang pukul 11:00 WIB tadi.
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes atas kebijakan penutupan aktivitas tambang oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang dinilai berdampak langsung terhadap mata pencaharian warga.
Pada awal pelaksanaan, unjuk rasa berlangsung damai dan kondusif. Perwakilan massa menyampaikan orasi serta aspirasi terkait dampak sosial dan ekonomi yang mereka rasakan sejak aktivitas pertambangan dihentikan.
Namun, setelah beberapa jam berlangsung, situasi mulai memanas. Massa diduga terprovokasi sehingga emosi peserta aksi tidak terkendali dan kericuhan pun tak terhindarkan.
Sejumlah massa melakukan aksi perusakan terhadap fasilitas Kantor Kecamatan Cigudeg dengan melemparkan batu. Akibatnya, beberapa kaca jendela gedung kantor kecamatan pecah dan mengalami kerusakan.
Tak hanya itu, massa juga memblokade jalan nasional Cigudeg dengan menggunakan truk-truk tambang yang diparkir melintang di badan jalan. Aksi tersebut diperparah dengan pembakaran ban bekas, sehingga arus lalu lintas dari dan menuju Cigudeg lumpuh total selama hingga kini.
Bagi HalamanEditor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















