Penjualan Mobil Listrik 2025 Tembus 103 Ribu Unit, Produksi Lokal Justru Menurun

Sepanjang 2025, produksi HEV meningkat 38 persen menjadi 97.462 unit. Adapun produksi PHEV baru mulai tercatat tahun lalu dengan total 6.024 unit.

Mobil LCGC dan Konvensional Terus Tertekan

Di sisi lain, tren kendaraan berbahan bakar konvensional terus mengalami tekanan. Wholesales mobil Low Cost Green Car (LCGC) pada 2025 turun 31 persen menjadi 122.686 unit. Sementara itu, mobil bermesin pembakaran internal (ICE) di luar LCGC juga turun 14 persen menjadi 505.857 unit.

BACA JUGA :  Raffi Ahmad Bantah Terlibat Dugaan Suap Impor Barang, Siap Tempuh Jalur Hukum

Dari sisi produksi, LCGC mengalami penurunan 24 persen menjadi 155.534 unit, sedangkan produksi mobil ICE non-LCGC menyusut 3,5 persen menjadi 863.853 unit.

Total Penjualan Mobil 2025

Secara keseluruhan, penjualan mobil nasional pada 2025 tercatat 803.687 unit untuk wholesales dan 833.692 unit untuk penjualan ritel.

Capaian ini memang melampaui target wholesales Gaikindo yang ditetapkan sebesar 780 ribu unit, namun belum mampu menyamai performa tahun sebelumnya.

BACA JUGA :  Honda NWF150 2026 Resmi Meluncur, Skuter Retro Canggih dengan Radar dan Dashcam Bawaan

Sebagai perbandingan, pada 2024 Gaikindo mencatat wholesales sebesar 865.723 unit dan penjualan ritel 889.680 unit.

Lonjakan penjualan mobil listrik di tengah penurunan produksi lokal menunjukkan tantangan besar bagi industri otomotif nasional.

Di satu sisi, minat konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan terus meningkat, namun di sisi lain, penguatan ekosistem dan kapasitas produksi mobil listrik dalam negeri masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera dibenahi.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================