Apa yang Terjadi Jika Makan Jagung Setiap Hari? Ini Manfaat dan Risikonya

BOGORTODAY.COM Jagung menjadi salah satu sumber karbohidrat pilihan selain nasi. Di sejumlah daerah di Indonesia, jagung bahkan dijadikan makanan pokok sehari-hari.

Selain mengenyangkan, jagung juga dikenal kaya serat dan mengandung beragam nutrisi penting bagi tubuh.

Jagung merupakan sumber magnesium, fosfor, mangan, selenium, dan tiamin yang baik. Tak hanya itu, jagung juga mengandung vitamin D yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh.

Kandungan dua karotenoid utama dalam jagung, yaitu lutein dan zeaxanthin, juga kerap dikaitkan dengan kesehatan mata yang lebih baik.

Dengan kandungan nutrisi tersebut, tak heran jika rutin mengonsumsi jagung memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut sejumlah perubahan yang bisa terjadi pada tubuh jika makan jagung setiap hari, seperti dirangkum dari Health.

Manfaat Makan Jagung Setiap Hari

  1. Pencernaan lebih lancar

Setengah cangkir jagung matang mengandung sekitar 2 gram serat, terutama serat tidak larut. Jenis serat ini membantu melancarkan pergerakan usus dan mencegah sembelit.

Selain itu, serat dalam jagung juga mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus yang menghasilkan asam lemak rantai pendek (short-chain fatty acids atau SCFA). Senyawa ini berperan dalam memperkuat lapisan usus dan membantu meredakan peradangan.

  1. Kesehatan mata terjaga
BACA JUGA :  Makanan Tinggi Protein yang Murah dan Mudah Didapat, Cocok untuk Menu Harian

Warna kuning cerah pada jagung berasal dari antioksidan karotenoid, yaitu lutein dan zeaxanthin. Kedua zat ini berfungsi melindungi mata dari kerusakan akibat cahaya dan penuaan.

Konsumsi lutein dan zeaxanthin secara rutin diketahui dapat menurunkan risiko gangguan mata terkait usia, seperti katarak dan degenerasi makula.

  1. Kesehatan jantung lebih baik

Jagung juga bermanfaat untuk kesehatan jantung. Kandungan seratnya membantu mengurangi penyerapan kolesterol di saluran pencernaan sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Selain itu, jagung mengandung kalium yang membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh, yang berperan dalam menjaga tekanan darah tetap stabil.

  1. Terhindar dari penyakit kronis

Rutin mengonsumsi jagung, terutama jagung berwarna kuning, membuat tubuh memperoleh lebih banyak antioksidan. Antioksidan ini membantu melawan peradangan dan kerusakan sel akibat radikal bebas.

Efek tersebut berkontribusi dalam menurunkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.

  1. Energi lebih stabil

Jagung termasuk karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat oleh tubuh. Hal ini membuat energi dilepaskan secara bertahap, sehingga membantu menjaga stamina tetap stabil sepanjang hari.

Jagung juga mengandung vitamin B yang berperan penting dalam proses metabolisme dan produksi energi harian.

BACA JUGA :  Waspada! Gejala Kolesterol Tinggi Bisa Terlihat dari Mata

Risiko Terlalu Banyak Makan Jagung

Meski kaya manfaat, mengonsumsi jagung setiap hari tetap perlu dibatasi porsinya. Sebagai panduan umum, konsumsi sekitar 1–3 tongkol jagung per hari sudah dianggap cukup bagi kebanyakan orang.

Berikut beberapa risiko yang dapat muncul jika terlalu banyak makan jagung:

  1. Berpotensi menaikkan gula darah

Kandungan karbohidrat jagung yang cukup tinggi membuat penderita diabetes perlu lebih berhati-hati. Porsinya sebaiknya dibatasi, misalnya hanya sekitar seperempat piring dalam satu kali makan.

  1. Produk olahan jagung bisa kurang sehat

Tidak semua produk berbahan jagung menyehatkan. Jagung olahan seperti sirup jagung fruktosa tinggi, jagung krim, atau camilan jagung kemasan biasanya mengandung gula, garam, dan lemak tambahan dalam jumlah tinggi.

  1. Risiko alergi

Meski tergolong jarang, sebagian orang dapat mengalami alergi jagung. Gejalanya bisa berupa ruam kulit, pembengkakan, hingga gangguan pencernaan, baik setelah mengonsumsi jagung mentah maupun matang.

Secara keseluruhan, jagung merupakan sumber karbohidrat dan nutrisi yang baik jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan diolah dengan cara sehat.

Mengombinasikan jagung dengan sumber protein, lemak sehat, serta sayuran lain dapat membantu tubuh mendapatkan manfaat optimal tanpa risiko berlebihan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================