
BOGORTODAY.COM – Saat musim hujan tiba, penghuni rumah perlu lebih memperhatikan kondisi bangunan.
Curah hujan yang tinggi kerap memicu berbagai masalah pada rumah, salah satunya dinding rembes.
Air hujan yang terus-menerus mengenai bangunan dapat menembus dinding dan menyebabkan rembesan.
Jika dibiarkan, dinding rembes dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari dinding menjadi lembap, munculnya jamur, hingga kerusakan pada struktur bangunan.
Oleh karena itu, masalah ini sebaiknya segera ditangani dari akarnya. Sebelum melakukan perbaikan, penting bagi pemilik rumah untuk mengetahui penyebab dinding rembes agar solusi yang diterapkan tepat sasaran.
Berikut penjelasan mengenai penyebab dinding rembes dan cara mengatasinya.
Mengutip dari MyBuilder, terdapat beberapa faktor umum yang menyebabkan dinding rumah mengalami rembesan air hujan.
- Talang air tersumbat
Talang air yang tersumbat oleh daun, lumpur, atau kotoran membuat aliran air hujan tidak lancar. Akibatnya, air meluap dan menggenangi area di sekitar dinding. Kondisi ini meningkatkan risiko air merembes ke dalam dinding hingga fondasi rumah.
- Fondasi retak
Rumah yang sudah berumur sering mengalami keretakan pada fondasi akibat pergerakan tanah dan perubahan suhu. Retakan ini menjadi jalur masuk air hujan ke dalam rumah, terutama saat hujan deras.
- Grading tanah tidak tepat
Permukaan tanah di sekitar rumah yang miring ke arah fondasi dapat menyebabkan air hujan menggenang di dekat bangunan. Air yang terus berada di area tersebut berpotensi merembes ke dinding dan fondasi rumah.
- Segel jendela dan pintu rusak
Air hujan juga dapat masuk melalui celah segel jendela dan pintu yang rusak atau sudah tidak rapat. Saat hujan disertai angin kencang, air dengan mudah terdorong masuk dan menyebabkan dinding bagian dalam menjadi lembap dan rembes.
Jika dinding rumah sudah mengalami rembesan, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar masalah tidak terulang, sebagaimana dirangkum dari All Weather Coating dan Waterproofing.
- Lapisi retak rambut
Retak rambut atau retakan halus pada dinding menjadi celah utama masuknya air hujan. Segera tutup retakan tersebut dengan semen putih atau bahan pengisi khusus, lalu lapisi dengan cat anti bocor agar air tidak lagi merembes.
- Gunakan sealant dinding
Sealant dapat digunakan untuk mengisi celah atau retakan pada dinding. Bahan ini berfungsi menahan air agar tidak masuk dan merembas ke bagian dalam dinding.
- Cat ulang eksterior rumah
Mengecat ulang dinding luar rumah dengan cat eksterior berkualitas dan bersifat waterproof dapat membantu melindungi bangunan dari hujan. Cat jenis ini mampu mencegah kelembapan dan rembesan air pada dinding.
- Perbaiki sambungan rumah yang rusak
Periksa sudut-sudut dan sambungan rumah yang mungkin tidak terpasang dengan baik. Sambungan yang longgar atau retak bisa menjadi celah masuk air hujan. Pastikan seluruh sambungan diperbaiki dan ditutup rapat.
Itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi dinding rembes yang perlu diketahui, terutama saat musim hujan. Dengan perawatan rutin dan perbaikan yang tepat, rumah dapat tetap nyaman, kering, dan terlindungi dari kerusakan akibat air. Semoga membantu!
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















