Benarkah Makan Telur Bisa Menyebabkan Bisul? Ini Penjelasan dan Makanan yang Perlu Dihindari

BOGORTODAY.COM – Banyak orang percaya bahwa makan telur, terutama dalam jumlah berlebihan, dapat memicu munculnya bisul.

Namun anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Faktanya, telur bukanlah penyebab utama kemunculan bisul pada kulit.

Mengutip WebMD, bisul umumnya muncul akibat infeksi bakteri Staphylococcus aureus yang masuk ke dalam folikel rambut melalui luka kecil di kulit. Bakteri ini kemudian menyebabkan peradangan hingga terbentuk benjolan bernanah yang terasa nyeri.

Pada sebagian orang yang memiliki alergi telur, konsumsi makanan ini memang dapat menimbulkan reaksi gatal pada kulit.

Rasa gatal tersebut bisa memicu kebiasaan menggaruk, sehingga menimbulkan luka kecil yang berpotensi menjadi pintu masuk bakteri penyebab bisul. Meski demikian, telur tetap bukan penyebab langsung terjadinya bisul.

Makanan yang Perlu Dihindari Saat Mengalami Bisul

Jika bukan telur, lalu makanan apa saja yang sebaiknya dihindari ketika sedang mengalami bisul? Merangkum dari berbagai sumber, beberapa jenis makanan berikut diketahui dapat memperparah kondisi peradangan pada kulit.

  1. Gorengan
BACA JUGA :  Piala Dunia 2026 Jadi Tantangan Kesehatan Global, Tim Ahli Pantau Potensi Wabah Secara Real-Time

Gorengan yang tinggi kandungan minyak dan lemak jenuh dapat memicu iritasi kulit serta memperburuk peradangan pada folikel rambut.

Lemak jenuh dan minyak nabati olahan, seperti minyak jagung dan kedelai, juga dikaitkan dengan peningkatan hormon mirip insulin yang dapat memicu jerawat dan bisul.

  1. Makanan manis

Permen, kue, biskuit, serta minuman manis dapat meningkatkan kadar gula darah secara cepat. Lonjakan gula darah ini memicu pelepasan insulin dan hormon lain yang merangsang produksi minyak berlebih di kulit, sehingga meningkatkan risiko munculnya jerawat dan bisul.

  1. Produk susu

Susu sapi dan produk olahannya diketahui dapat meningkatkan hormon yang berperan dalam peradangan kulit. Kenaikan kadar insulin dan androgen setelah mengonsumsi susu sering dikaitkan dengan meningkatnya jumlah serta keparahan jerawat dan bisul.

  1. Karbohidrat tinggi indeks glikemik
BACA JUGA :  Telur Ceplok atau Telur Dadar? Ini Penjelasan Gizi di Balik Sorotan Presiden Prabowo pada Program MBG

Makanan seperti roti putih, nasi putih, pasta berbahan tepung terigu, dan sereal olahan dapat menyebabkan lonjakan insulin.

Kondisi ini memicu produksi minyak berlebih dan peradangan pada kulit, sehingga meningkatkan risiko dan tingkat keparahan bisul.

  1. Makanan pedas

Makanan pedas memang tidak secara langsung menyebabkan bisul, tetapi dapat memicu keringat berlebih. Kelembapan pada kulit akibat keringat dapat memudahkan terjadinya infeksi.

Selain itu, konsumsi makanan pedas dan berminyak tanpa diimbangi asupan serat juga dapat membebani organ detoksifikasi tubuh, sehingga berpotensi memperparah kondisi kulit.

Meski telur kerap dituding sebagai penyebab bisul, faktanya beberapa jenis makanan lain justru lebih berpengaruh dalam memperparah kondisi peradangan kulit.

Untuk membantu mencegah dan mempercepat penyembuhan bisul, disarankan memperbanyak konsumsi sayur, buah, serta air putih guna mendukung proses detoksifikasi dan menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================