
Berikut ini bacaan dan urutan doa tahlil singkat yang umum diamalkan di masyarakat, lengkap dengan tulisan Arab, latin, serta artinya.
- Pengantar Al-Fatihah
(dibaca sebagaimana teks Arab, latin, dan arti yang telah dicantumkan)
Pengantar ini bertujuan menghadiahkan pahala bacaan kepada Nabi Muhammad SAW, para nabi dan rasul, wali, orang-orang saleh, para ulama, malaikat, serta kaum muslimin dan muslimat yang telah meninggal dunia, khususnya keluarga dan orang yang diniatkan.
- Membaca Surah Al-Fatihah
Surah pembuka Al-Qur’an ini menjadi inti doa, berisi permohonan hidayah, ampunan, dan pertolongan Allah SWT.
- Membaca Surah Al-Ikhlas (3 kali)
Surah ini menegaskan keesaan Allah dan menjadi bagian penting dalam rangkaian tahlil.
- Tahlil dan Takbir
Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar
Kalimat ini menjadi inti zikir dalam tahlilan.
- Membaca Surah Al-Falaq (3 kali)
Dibaca sebagai permohonan perlindungan dari segala bentuk kejahatan.
- Tahlil dan Takbir
Kembali menegaskan keesaan dan kebesaran Allah SWT.
- Membaca Surah An-Nas (3 kali)
Berisi permohonan perlindungan dari godaan setan, baik dari golongan jin maupun manusia.
- Tahlil dan Takbir
Menguatkan kembali zikir utama dalam tahlilan.
- Membaca Surah Al-Fatihah
Dibaca kembali sebagai penguat doa.
- Membaca Awal Surah Al-Baqarah (ayat 1–5)
Ayat-ayat ini menegaskan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.
- Membaca Surah Al-Baqarah Ayat 163
Ayat tauhid yang menegaskan bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa.
- Membaca Ayat Kursi (Al-Baqarah: 255)
Ayat yang menjelaskan keagungan, kekuasaan, dan penjagaan Allah atas seluruh makhluk-Nya.
- Membaca Surah Al-Baqarah Ayat 284–286
Rangkaian ayat penutup Al-Baqarah yang berisi pengakuan iman, doa ampunan, dan permohonan pertolongan.
- Membaca Istighfar (3 kali)
Sebagai permohonan ampun kepada Allah SWT.
- Membaca Hadits Keutamaan Tahlil
Menjelaskan bahwa zikir terbaik adalah kalimat lā ilāha illallāh.
- Membaca Tahlil (100 kali)
Zikir utama sebagai penegasan tauhid.
- Membaca Dua Kalimat Syahadat
Sebagai penguatan iman dan niat hidup serta wafat dalam Islam.
- Membaca Shalawat Nabi (2 kali)
Memohon rahmat dan salam untuk Nabi Muhammad SAW.
- Tasbih
Menyucikan dan memuji Allah SWT.
- Membaca Shalawat Nabi (3 kali)
Sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah SAW.
Doa panjang yang berisi pujian kepada Allah, permohonan ampunan, rahmat, kemudahan, serta hadiah pahala bacaan untuk para ahli kubur.
- Penutup dengan Surah Al-Fatihah
Sebagai penutup rangkaian tahlil dan doa.
Tahlilan bukan hanya tradisi, tetapi juga sarana memperbanyak zikir, doa, serta menguatkan ukhuwah dan kepedulian antarumat Islam.
Dengan memahami bacaan dan urutannya, diharapkan umat Islam dapat mengamalkannya dengan lebih khusyuk dan penuh makna.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















