
Mengutip Verywell Health, kekurangan biotin dapat menyebabkan rambut rontok yang cukup signifikan.
Namun, jika tubuh tidak mengalami defisiensi, konsumsi suplemen biotin tidak akan memberikan dampak besar pada pertumbuhan rambut.
Asupan biotin yang direkomendasikan untuk orang dewasa adalah sekitar 30 mcg per hari.
- Vitamin B3 (Niasin)
Kekurangan niasin dapat memicu kondisi yang disebut pellagra, dengan salah satu gejalanya berupa rambut rontok.
Meski jarang terjadi di negara maju, kondisi ini bisa dialami oleh individu dengan pola makan sangat rendah niasin dan protein.
Rekomendasi asupan harian niasin untuk orang dewasa adalah sekitar 16 mg NE (niacin equivalent).
- Vitamin B9 (Asam Folat)
Asam folat atau vitamin B9 berperan penting dalam proses pembelahan dan pertumbuhan sel, termasuk sel folikel rambut.
Kekurangan vitamin ini dapat menghambat regenerasi sel rambut baru, sehingga rambut rontok menjadi lebih banyak dan pertumbuhannya melambat. Sumber asam folat yang baik meliputi sayuran hijau, buah jeruk, kacang-kacangan, dan lentil.
- Vitamin B6 (Piridoksin)
Vitamin B6 berperan dalam berbagai reaksi biokimia yang mendukung kesehatan rambut. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan rambut menipis dan rontok lebih banyak dari biasanya.
Vitamin B6 bisa diperoleh dari daging unggas, kentang, pisang, serta berbagai jenis kacang-kacangan.
Rambut rontok berlebihan tidak selalu disebabkan oleh perawatan rambut yang salah. Dalam banyak kasus, kondisi ini merupakan sinyal bahwa tubuh kekurangan vitamin tertentu.
Dengan menjaga pola makan seimbang dan mencukupi kebutuhan vitamin harian, kesehatan rambut dapat terjaga dengan lebih baik.
Jika kerontokan rambut terjadi secara terus-menerus atau semakin parah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab pastinya dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














