Makanan Sehari-hari Penyebab Batu Ginjal pada Anak yang Kerap Tak Disadari

Batu Ginjal
Makanan Sehari-hari Penyebab Batu Ginjal pada Anak yang Kerap Tak Disadari. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Makanan sehari-hari penyebab batu ginjal pada anak kerap hadir tanpa disadari dalam menu harian keluarga.

Mulai dari minuman ringan berpemanis, camilan asin, hingga makanan cepat saji, semuanya terlihat sepele, tetapi dapat berdampak serius pada kesehatan ginjal anak.

Batu ginjal pada anak bahkan sering berkembang tanpa gejala yang jelas. Akibatnya, kondisi ini kerap terabaikan hingga batu ginjal membesar dan menimbulkan keluhan seperti nyeri, infeksi saluran kemih, atau gangguan buang air kecil.

Kebiasaan Makan yang Meningkatkan Risiko Batu Ginjal

Kebiasaan mengonsumsi minuman ringan berpemanis, makanan cepat saji, serta makanan tinggi garam secara signifikan dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal pada anak-anak.

Kandungan gula dan natrium yang tinggi dapat mengganggu keseimbangan mineral dalam tubuh, sehingga memicu penumpukan zat tertentu di ginjal.

Tak hanya itu, konsumsi makanan fermentasi dan makanan yang diasap juga sebaiknya dibatasi. Jenis makanan ini dapat memengaruhi metabolisme tubuh dan berkontribusi pada proses pembentukan batu ginjal apabila dikonsumsi berlebihan.

Pola makan harian anak perlu diperhatikan secara menyeluruh, terutama makanan yang meningkatkan produksi amonia dan mineral tertentu, seperti daging merah, makanan laut, makanan kaya fosfat, makanan olahan, serta pola makan tinggi garam dan gula.

BACA JUGA :  Piala AFF 2026 Jadi Ajang Pembuktian Kualitas Pemain Domestik Racikan John Herdman

Penting untuk dipahami bahwa makanan sehari-hari penyebab batu ginjal pada anak bukan berarti harus dihindari sepenuhnya. Kunci utamanya adalah pengaturan porsi dan keseimbangan asupan gizi agar fungsi ginjal anak tetap optimal.

Daftar Makanan Penyebab Batu Ginjal yang Perlu Dibatasi

Berikut beberapa jenis makanan penyebab batu ginjal yang sebaiknya dibatasi konsumsinya pada anak, melansir WebMD:

  1. Bayam dan Makanan Tinggi Oksalat

Banyak jenis tanaman mengandung oksalat, salah satunya bayam. Makanan ini tidak perlu dihindari total, namun konsumsinya perlu dibatasi. Selain bayam, makanan tinggi oksalat lainnya meliputi kacang almond, kacang mete, kentang panggang dengan kulit, buah bit, cokelat, dan ubi jalar.

Untuk mengurangi risikonya, makanan tinggi oksalat sebaiknya dipadukan dengan makanan tinggi kalsium, seperti salad bayam yang ditambahkan keju rendah lemak atau kacang-kacangan yang dicampur dengan yogurt.

  1. Keripik dan Camilan Asin

Keripik dan camilan asin umumnya mengandung garam tinggi. Asupan natrium berlebih dapat meningkatkan kadar kalsium dalam urine. Oksalat yang berlebih kemudian akan menempel pada kalsium di ginjal dan membentuk batu ginjal.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste Malam Ini, Garuda Muda Incar Tiket Semifinal AFF U-19 2026

Selain keripik, orang tua juga perlu membatasi makanan kalengan, makanan olahan, makanan cepat saji, serta bumbu instan yang tinggi kandungan garam.

  1. Daging Sapi dan Protein Hewani

Asupan protein hewani seperti daging sapi, ayam, ikan, dan telur sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko batu ginjal, terutama jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup setiap hari.

  1. Jeruk dan Asupan Vitamin C Berlebih

Asupan vitamin C yang berlebihan dapat mendorong tubuh memproduksi oksalat, salah satu pemicu utama batu ginjal. Anak-anak disarankan membatasi asupan vitamin C maksimal sekitar 500 miligram per hari, baik dari buah maupun suplemen.

Cara Menekan Risiko Batu Ginjal Sejak Dini

Makanan sehari-hari penyebab batu ginjal pada anak bukanlah musuh yang harus dihindari sepenuhnya. Dengan pola makan seimbang, pembatasan garam dan gula, serta memastikan anak cukup minum air putih setiap hari, risiko batu ginjal dapat ditekan sejak dini dan kesehatan ginjal anak tetap terjaga.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================