
Kepala Desa Ciherang Pondok, H. Aldi Wiharsa, mengonfirmasi bahwa almarhumah adalah penduduk resmi desa setempat. Meski berasal dari Sumatera, Esther telah memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) di Desa Ciherang Pondok bersama orang tuanya.
“Benar, Esther warga kami. Beliau sudah menetap di Perumahan Aurora bersama orang tuanya,” jelas Aldi.
Berdasarkan informasi pihak desa, Esther sudah menekuni profesi pramugari selama lebih dari tiga tahun, namun baru bergabung sebagai kru pesawat ATR selama kurang dari satu tahun. Atas musibah ini, pihak Pemerintah Desa menyampaikan duka cita yang mendalam.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Kami juga mendoakan agar proses pencarian seluruh korban oleh tim Basarnas berjalan lancar dan semua korban segera ditemukan,” pungkas Aldi.
Editor : Aditya Nugraha
Sumber : BogorOne.co.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















