
Salah satu warga RT 8 RW 1 Desa Karangrowo, Gini (70), mengaku telah dua kali mendapatkan pemeriksaan kesehatan langsung di rumahnya sejak banjir melanda.
“Sudah didatangi petugas, diperiksa dan diberi obat,” ujarnya.
Sementara itu, Perangkat Desa Karangrowo sekaligus relawan kebencanaan, Mintarjo, menyampaikan bahwa hampir seluruh wilayah desanya terdampak banjir. Dari total 320 kepala keluarga (KK) atau 905 jiwa, sekitar 99 persen rumah warga tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 20 hingga 100 sentimeter.
Ia menambahkan, aktivitas warga hingga kini masih sangat terhambat karena akses utama hanya bisa dilalui menggunakan perahu atau getek. Kendaraan bermotor belum dapat masuk ke wilayah desa akibat tingginya genangan air.
“Ketinggian air di jalan masih sekitar 60 sampai 100 sentimeter. Perahu menjadi akses utama warga, termasuk untuk mengantar anak sekolah ke desa tetangga,” ujarnya.
Mintarjo berharap banjir segera surut agar aktivitas masyarakat kembali normal dan risiko munculnya penyakit akibat banjir dapat diminimalkan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















