
Korban kedua adalah Esther Aprilita Sianipar, pramugari yang bertugas dalam penerbangan ATR 42-500 itu. Esther tercatat sebagai warga Kecamatan Caringin. Keluarga dan tetangga mengenang Esther sebagai perempuan yang ramah dan penuh dedikasi terhadap pekerjaannya.
Keberadaan kedua warga Bogor ini dalam manifes penumpang menambah daftar panjang keluarga yang kini menanti kabar dengan cemas dari lokasi kejadian yang berada di medan terjal pegunungan Sulawesi Selatan.
Rudy mengajak seluruh pihak untuk tidak kehilangan optimis. Menurutnya, selama tim SAR belum menemukan kondisi pasti korban, pintu harapan harus tetap terbuka.
“Mudah-mudahan korban masih dalam kondisi sehat. Hidup dan mati, semua ada di tangan Allah Subhanahu wa Ta’ala,” harap Rudy.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















