Kekhawatiran Membesar, Netizen Malaysia Mohon AS Tak Ulangi Skenario Venezuela

Seorang pengguna bernama Alif Sazali menulis pesan khusus untuk Presiden AS: “Kepada Trump… kami tinggal di hutan… tidak ada minyak, hanya ada harimau dan buaya.” Sementara Mohd Raffi Merusin menegaskan bahwa Malaysia hanya memiliki minyak sawit dan badai petir, bukan minyak mentah.

Sentimen serupa juga muncul di Instagram, di mana ratusan komentar bernada waswas bermunculan. Seorang netizen bertanya, “Apakah kita akan menjadi Venezuela berikutnya?” sementara yang lain menyarankan agar AS lebih tertarik pada Brunei atau Singapura.

BACA JUGA :  Pembebasan Lahan Jalan Rancabungur-Leuwiliang Butuh Anggaran Rp50 Miliar

Selain isu sumber daya alam, beberapa komentar juga menyinggung soal pengawasan dan intervensi luar negeri. “Tanpa peringatan sama sekali, cukup aneh bahwa kedutaan AS merilis citra satelit Malaysia,” tulis Ina Abd Rahman.

Reaksi defensif nan jenaka ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Baru-baru ini, AS bersumpah untuk mengendalikan minyak Venezuela “tanpa batas waktu” setelah penangkapan Presiden Nicolas Maduro. Presiden Trump bahkan secara terbuka menyatakan bahwa AS akan mengambil alih Venezuela dan menyerap cadangan minyaknya.

BACA JUGA :  Penjaga Warung Madura di Gunung Putri Diduga Ditodong Senpi

Trump juga kembali menegaskan ambisinya terhadap Greenland. Ia mengancam bahwa AS akan “melakukan sesuatu dengan Greenland terlepas dari apakah mereka suka atau tidak,” bahkan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer untuk merebut wilayah milik Denmark tersebut.***

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : cnbcindonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================