
BOGORTODAY.COM – Tidur nyenyak kini terasa seperti kemewahan di tengah tekanan hidup, jadwal yang padat, serta paparan layar gawai yang nyaris tanpa jeda. Tak heran jika berbagai suplemen dan produk penunjang tidur laris di pasaran.
Padahal, pendekatan berbasis pola makan juga memegang peran penting dalam membantu tubuh beristirahat secara optimal.
Selain memilih makanan yang mendukung kualitas tidur, memperhatikan asupan yang sebaiknya dihindari menjelang waktu tidur juga tak kalah krusial. Tanpa disadari, sejumlah makanan justru menjadi penyebab sulit terlelap di malam hari.
Berikut delapan jenis makanan yang sebaiknya dihindari setidaknya dua jam sebelum tidur malam, melansir Real Simple:
- Cokelat
Cokelat kerap menjadi camilan favorit sebelum tidur. Namun, kandungan kafein dan gula di dalamnya dapat memicu lonjakan energi.
Gula juga dapat menyebabkan fluktuasi kadar gula darah, sehingga tubuh menjadi lebih terjaga dan sulit mempertahankan tidur nyenyak. Jika ingin mengonsumsinya, sebaiknya dilakukan beberapa jam sebelum waktu tidur.
- Teh berkafein
Meski kadar kafeinnya lebih rendah dibanding kopi, teh tetap mengandung zat stimulan yang dapat mengganggu rasa kantuk, terutama bagi mereka yang sensitif terhadap kafein.
Kafein bekerja dengan menghambat adenosin, senyawa di otak yang memicu rasa lelah. Sebagai alternatif, pilih teh tanpa kafein atau teh herbal seperti chamomile.
- Minuman bersoda
Minuman bersoda, baik yang mengandung kafein maupun tidak, sebaiknya dihindari sebelum tidur.
Gelembung karbonasi dapat menyebabkan perut kembung dan rasa tidak nyaman, yang akhirnya mengganggu kualitas tidur. Air putih atau minuman hangat tanpa kafein menjadi pilihan yang lebih aman.
- Keju
Keju, khususnya jenis keju tua, mengandung tiramin yang dapat merangsang pelepasan norepinefrin, zat kimia otak yang bersifat stimulan.
Selain itu, keju juga berpotensi memicu gangguan pencernaan serta refluks asam pada sebagian orang.
- Buah citrus
Buah-buahan seperti jeruk, lemon, dan grapefruit memiliki kandungan asam tinggi yang dapat memicu refluks asam.
Sifat diuretik alaminya juga bisa membuat seseorang lebih sering terbangun untuk ke kamar mandi. Sebagai gantinya, pilih buah rendah asam seperti pisang, mangga, atau pir.
- Alkohol
Meski sering dianggap membantu relaksasi, alkohol justru terbukti mengganggu pola tidur. Konsumsinya dapat menurunkan kualitas tidur dan membuat seseorang lebih sering terbangun di malam hari. Minuman non-alkohol atau mocktail bisa menjadi pilihan yang lebih ramah bagi tubuh.
- Makanan pedas
Makanan pedas memang menggugah selera, tetapi dapat memicu gangguan pencernaan dan refluks asam, terutama jika dikonsumsi pada malam hari. Jika harus makan larut, sebaiknya pilih hidangan dengan cita rasa ringan.
- Es krim
Es krim mengandung lemak jenuh tinggi yang dikaitkan dengan gejala insomnia. Produk susu berlemak juga berpotensi menyebabkan perut tidak nyaman dan memperparah refluks asam, sehingga mengganggu kualitas tidur.
Tidur berkualitas tak hanya soal durasi, tetapi juga kebiasaan sebelum terlelap. Menghindari makanan-makanan di atas bisa menjadi langkah sederhana namun efektif untuk membantu tubuh beristirahat lebih optimal dan bangun dengan perasaan segar keesokan harinya.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















