BOGORTODAY.COM – Menyeruput kopi hangat di pagi hari memang terasa nikmat. Aromanya menggoda, rasanya menghangatkan, dan kafeinnya mampu membuat mata kembali segar untuk memulai aktivitas. Tak heran jika kopi menjadi “teman wajib” banyak orang setiap pagi.
Namun, di balik manfaatnya, kebiasaan minum kopi saat perut masih kosong ternyata bisa menimbulkan sejumlah efek samping bagi tubuh. Meski kopi memiliki banyak khasiat jika dikonsumsi di waktu yang tepat, para ahli menyarankan untuk meminumnya setelah sarapan agar tubuh tidak “kaget”.
Jika kopi diminum sebelum asupan makanan apa pun, berikut beberapa gangguan yang berpotensi terjadi.
- Memicu gangguan asam lambung
Kopi bersifat asam dan mengandung kafein yang cukup tinggi. Saat diminum dalam kondisi perut kosong, kandungan tersebut dapat mengiritasi dinding lambung.
Mengutip Healthshots, kondisi ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman pada perut, refluks asam, hingga sensasi panas di dada. Jika terjadi terus-menerus, paparan asam berlebih berisiko memicu gastritis atau bahkan tukak lambung.
- Cemas dan gugup berlebihan
Kafein merupakan stimulan yang meningkatkan kewaspadaan. Namun, efek ini bisa berbalik menjadi tidak menyenangkan bila dikonsumsi saat perut kosong.
Seseorang bisa merasa lebih gelisah, jantung berdebar, dan sulit berkonsentrasi. Very Well Health menyebutkan, sebuah studi menemukan kaitan antara konsumsi kopi berlebihan—terutama lebih dari enam cangkir per hari—dengan meningkatnya gangguan kecemasan.
- Meningkatkan hormon stres
Kafein dapat memicu pelepasan kortisol, hormon yang berperan dalam respons stres. Kortisol memang dibutuhkan tubuh, tetapi jika kadarnya terlalu tinggi justru berdampak negatif.
Kortisol berlebih bisa melemahkan sistem imun, memengaruhi suasana hati, hingga berkontribusi pada peningkatan berat badan.
- Memperburuk masalah pencernaan
Bagi orang yang memiliki gangguan pencernaan seperti irritable bowel syndrome (IBS) atau inflammatory bowel disease (IBD), minum kopi saat perut kosong bisa memperparah gejala.
Kafein merangsang pergerakan usus, yang berisiko memicu diare, kram perut, dan ketidaknyamanan pada sistem pencernaan.
- Gula darah jadi tidak stabil
Minum kopi tanpa asupan makanan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti penurunan drastis. Kondisi ini membuat tubuh cepat lelah, mudah marah, dan memicu keinginan mengonsumsi lebih banyak gula atau kafein.
Fluktuasi ini terjadi karena kafein memengaruhi sensitivitas insulin dan metabolisme glukosa. Dalam jangka panjang, hal tersebut berpotensi meningkatkan risiko resistansi insulin dan diabetes tipe 2.
- Mengganggu penyerapan nutrisi
Kopi mengandung tanin yang dapat menghambat penyerapan nutrisi tertentu, seperti zat besi dan kalsium. Jika diminum saat perut kosong, kemampuan tubuh menyerap nutrisi dari makanan setelahnya bisa ikut terganggu.
- Memicu dehidrasi
Kopi memiliki sifat diuretik yang dapat meningkatkan produksi urine. Padahal, tubuh cenderung mengalami dehidrasi ringan setelah tidur semalaman.
Minum kopi sebelum mengonsumsi air putih justru dapat memperparah kekurangan cairan, sehingga tubuh lebih mudah lemas dan kehilangan energi.
Tetap Bisa Minum Kopi, Asal Tepat Waktu
Banyaknya efek samping bukan berarti kopi harus dihindari sepenuhnya di pagi hari. Kuncinya ada pada waktu dan cara konsumsi. Pastikan tubuh sudah mendapat asupan makanan dan air putih sebelum menikmati secangkir kopi.
Dengan begitu, manfaat kopi tetap bisa dirasakan tanpa harus mengorbankan kesehatan tubuh.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















