
Pihak sekolah telah membuat proposal yang ditujukan kepada Pemprov Jabar untuk meminta bantuan pembangunan kembali ruang kelas yang ambruk. Surat pengantar dari KCD telah disampaikan kepada Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk diteruskan kepada Gubernur agar bantuan tanggap darurat segera diturunkan.
Cucu menyampaikan, sekitar 11 ruang kelas untuk sementara tidak digunakan sebagai langkah antisipasi agar tidak ada korban jiwa jika peristiwa serupa terjadi lagi. Ruang-ruang kelas tersebut dibangun pada periode yang sama dengan bangunan yang ambruk.
Meski demikian, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Untuk menetralkan suasana, pembelajaran sementara dilakukan secara daring dari rumah. Kegiatan tatap muka akan dilaksanakan kembali setelah kondisi sekolah netral.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















