BOGORTODAY.COM – Aluminium foil dikenal sebagai alat masak yang praktis dan serbaguna. Banyak orang menggunakannya untuk memanggang, membungkus, hingga menyimpan makanan.
Lembaran logam aluminium yang tipis dan lentur ini mampu menjaga suhu makanan serta membuat proses memasak menjadi lebih cepat.
Meski tergolong aman jika digunakan dengan benar, para ahli kesehatan mengingatkan adanya potensi efek samping dari penggunaan aluminium foil. Saat proses memasak, terutama pada suhu tinggi atau dengan jenis makanan tertentu, aluminium dapat berpindah ke makanan dan ikut masuk ke dalam tubuh ketika dikonsumsi.
“Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan aluminium yang berlebihan mungkin berkaitan dengan masalah kesehatan, seperti penyakit neurodegeneratif. Namun, penelitian di bidang ini masih terus berlangsung,” ujar dietisien Bridget Wood, dikutip dari Real Simple.
Untuk meminimalkan risiko, pastikan aluminium foil yang digunakan berlabel food grade. Selain itu, Anda juga bisa memilih wadah tahan panas khusus oven atau microwave sebagai alternatif yang lebih aman.
Berikut ini beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dimasak menggunakan aluminium foil.
- Makanan yang dipanaskan dengan microwave
Aluminium foil dan microwave merupakan kombinasi yang tidak aman. Lembaran aluminium yang terpapar gelombang microwave dapat memicu percikan api hingga berisiko menyebabkan kebakaran.
Selain itu, sisa makanan sebaiknya tidak disimpan dalam aluminium foil karena tidak kedap udara. Gunakan wadah tertutup yang aman untuk microwave agar makanan bisa langsung dipanaskan kembali tanpa perlu dibuka.
- Tomat, jeruk, dan bumbu asam
Makanan yang bersifat asam seperti tomat, jeruk, serta berbagai bumbu asam tidak disarankan dimasak dengan aluminium foil.
“Makanan asam dapat menyebabkan lebih banyak aluminium larut ke dalam makanan, sehingga meningkatkan asupan aluminium dalam tubuh jika dikonsumsi terus-menerus,” jelas Bridget Wood.
- Masakan asin
Selain makanan asam, masakan yang mengandung banyak garam juga sebaiknya tidak dimasak menggunakan aluminium foil. Garam dapat bereaksi dengan aluminium dan membuat logam tersebut lebih mudah larut ke dalam makanan.
Interaksi antara natrium klorida dan ion aluminium berpotensi meningkatkan kandungan aluminium pada makanan yang dikonsumsi.
- Makanan yang dipanggang dalam waktu lama
Memasak atau memanggang makanan selama berjam-jam menggunakan aluminium foil bukan pilihan terbaik. Semakin lama waktu memasak, semakin besar kemungkinan aluminium terlepas ke dalam makanan.
Penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health menunjukkan bahwa hidangan panggang yang dimasak dengan aluminium foil mengandung kadar aluminium lebih tinggi dibandingkan yang dimasak menggunakan wadah tahan oven.
- Makanan yang dimasak pada suhu tinggi
Aluminium foil memang mampu menahan suhu panas hingga lebih dari 1.000 derajat Fahrenheit (sekitar 537 derajat Celcius). Namun, para ahli menyarankan untuk menghindari penggunaan aluminium foil pada suhu di atas 400 derajat Fahrenheit.
Pada suhu sangat tinggi, aluminium berisiko lebih mudah meresap ke dalam makanan.
- Seafood
Beberapa riset menunjukkan bahwa aluminium dapat meresap lebih dalam pada ikan dibandingkan daging mamalia atau unggas. Hal ini menjadikan seafood sebagai salah satu sumber protein yang sebaiknya tidak dimasak menggunakan aluminium foil.
- Kue kering
Kue kering umumnya dipanggang pada suhu relatif rendah dan matang lebih cepat. Meskipun secara teknis bisa dipanggang dengan aluminium foil, bahan kue kering cenderung mudah menempel pada permukaan aluminium.
Akibatnya, kue dapat hancur atau rusak saat dikeluarkan dari foil. Menggunakan kertas roti atau loyang anti lengket menjadi pilihan yang lebih aman.
Aluminium foil memang praktis, tetapi tidak selalu cocok untuk semua jenis makanan dan metode memasak. Dengan mengetahui makanan apa saja yang sebaiknya tidak dimasak menggunakan aluminium foil, Anda dapat mengurangi risiko paparan aluminium berlebihan dan menjaga keamanan makanan yang dikonsumsi.
Sebagai alternatif, gunakan wadah masak yang sesuai dengan jenis makanan dan metode pemanasan agar kesehatan tetap terjaga.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















