Ini Daftar 15 Nama Calon Direksi Perumda Tirta Pakuan yang Lolos Seleksi Tahap Awal

tarif kubikasi pelayanan air
Gedung Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor. Foto : Istimewa.

BOGORTODAY.COM – Panitia Seleksi (Pansel) bakal calon Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi untuk masa jabatan 2026–2031 pada Senin (26/1/2026). Pengumuman ini menjadi titik awal dimulainya tahapan krusial dalam penjaringan pimpinan perusahaan daerah air minum tersebut.

Ketua Pansel, Hanafi, menjelaskan bahwa dari total 34 pendaftar, hanya 15 orang yang dinyatakan memenuhi syarat dokumen dan kualifikasi untuk mengisi tiga posisi strategis, yaitu Direktur Pelayanan dan Bisnis, Direktur Administrasi dan Keuangan, serta Direktur Operasional.

Peserta yang lolos selanjutnya akan menghadapi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Tahap ini dirancang untuk mengukur kompetensi teknis, integritas, dan kapasitas kepemimpinan para kandidat.

BACA JUGA :  Piala Dunia 2026 Segera Dimulai, Ini Jadwal Upacara Pembukaannya di Tiga Negara Tuan Rumah

“UKK mencakup psikotes, ujian tertulis, penyusunan makalah, presentasi, hingga wawancara. Kami ingin memastikan direksi terpilih memiliki visi manajerial yang kuat untuk meningkatkan kinerja pelayanan Perumda Tirta Pakuan,” ujar Hanafi.

Pansel menegaskan akan menjaga transparansi dengan mengonversi penilaian kualitatif menjadi data kuantitatif yang terukur, sehingga hasil seleksi dapat dipertanggungjawabkan secara objektif.

Berikut adalah rincian kandidat yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya ialah Direktur Pelayanan & Bisnis, Ir. Muzakkir, Sonny Salimi, Jamaluddin.

Direktur Administrasi & Keuangan Sonny Hendarwan, Teguh Setiadi, Ugun Wiguna, Rivelino Rizky Muchtar, Mohammad Indra Gunawan.

BACA JUGA :  Pemakaman Kenegaraan Ayatollah Ali Khamenei Diundur hingga Akhir Juni atau Awal Juli

Direktur Operasional Nanang Widyatmoko, Dani Rakhmawan, Hilmi Gazali, Asep Supriyatna, Budi Santosa, Budi Setiyawan, Suci Sri Utami Sutjipto.

Setelah rangkaian UKK selesai, kandidat terpilih akan mengikuti wawancara akhir. Hasil tersebut akan diserahkan kepada Kepala Daerah untuk kemudian diteruskan ke Menteri Dalam Negeri.

Terkait jadwal pelantikan, Hanafi menyebutkan statusnya masih tentatif. “Agenda pelantikan tetap akan menyesuaikan dengan arahan dan pertimbangan dari Kementerian Dalam Negeri,” tambahnya.

Proses seleksi ini diharapkan melahirkan jajaran direksi yang profesional dan mampu menjawab tantangan penyediaan air bersih yang lebih berkualitas bagi warga Kota Bogor.

Bagi Halaman

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================