Menteri Imipas Dorong Pendidikan Kesetaraan bagi Napi untuk Persiapkan Kemandirian Ekonomi

Pada Rabu (21/1/2026), seorang guru bernama Prily memberikan materi tentang Perubahan Sosial dan Globalisasi dengan metode diskusi interaktif dan tanya-jawab. Metode ini bertujuan mendorong partisipasi aktif warga binaan, melatih mereka menyampaikan pendapat, saling menghargai, membangun rasa percaya diri, dan kemampuan bersosialisasi—bekal penting saat kembali ke masyarakat.

Kepala Subseksi Pembinaan, Hasnawati, menambahkan bahwa pembelajaran interaktif menjadi sarana pembinaan yang efektif. Lapas Perempuan Manokwari berharap program pendidikan kesetaraan Paket B dan C dapat terus berjalan secara berkelanjutan sebagai wujud pembinaan yang humanis dan berorientasi masa depan.

Salah satu warga binaan berinisial M menyampaikan rasa syukurnya dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Saya senang bisa kembali belajar dan berdiskusi. Kegiatan ini memotivasi saya untuk terus memperbaiki diri,” ujarnya.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Lapas Kelas IIB Brebes

Sama seperti lapas lainnya, Lapas Kelas IIB Brebes juga menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM warga binaan. Program pendidikan kesetaraan dijalankan bekerja sama dengan PKBM Sakila Kerti Kota Tegal pada Sabtu (24/1).

Tidak hanya Paket B dan C, Lapas Brebes juga menyediakan program Paket A. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu pagi di lingkungan lapas, dengan pendampingan tenaga pendidik dari PKBM Sakila Kerti.

Kepala Lapas Brebes, Gowim Mahali, menegaskan bahwa pendidikan kesetaraan merupakan instrumen penting dalam proses pemasyarakatan. Sementara itu, perwakilan tenaga pendidik PKBM Sakila Kerti, Yuni Wulandari, menyatakan bahwa antusiasme warga binaan dalam mengikuti pembelajaran cukup tinggi.

BACA JUGA :  Kebiasaan Begadang Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

“Dukungan Lapas Brebes menjadi faktor penting keberlanjutan program pendidikan kesetaraan di lapas,” ujar Yuni.

Pendidikan kesetaraan menjadi salah satu langkah strategis Ditjenpas dalam mempersiapkan narapidana kembali ke masyarakat dengan kemampuan yang lebih baik.

Dengan dukungan program pembinaan yang humanis, serta kolaborasi dengan lembaga pendidikan seperti PKBM, diharapkan warga binaan dapat membangun masa depan yang lebih baik dan mandiri setelah menjalani masa pidana.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================