
Latin: Subhaana rabbiyal ‘adziimi
Artinya: Mahasuci Tuhanku Yang Maha Agung.
- I’tidal
سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ
Artinya: Allah Maha Mendengar siapa yang memuji-Nya. Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji.
- Sujud
سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى
Latin: Subhaana rabbiyal a‘laa
Artinya: Mahasuci Tuhanku Yang Maha Tinggi.
- Duduk di Antara Dua Sujud
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاهْدِنِي وَارْزُقْنِي
Artinya: Ya Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, berilah petunjuk dan rezeki kepadaku.
- Doa Qunut
Doa qunut dibaca pada rakaat kedua setelah i’tidal. Lafaz qunut dapat bervariasi selama berisi doa dan pujian kepada Allah SWT, sesuai pendapat ulama Mazhab Syafi’i.
- Duduk Tasyahud Akhir
(Membaca tahiyat akhir dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW)
- Salam
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Artinya: Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan-Nya tercurah kepada kalian.
Waktu Pelaksanaan Salat Subuh
Salat Subuh dikerjakan dua rakaat dan waktunya dimulai sejak terbit fajar shadiq hingga matahari terbit. Fajar shadiq adalah cahaya putih yang tampak melebar di ufuk timur.
Rasulullah SAW bersabda:
“Waktu salat Subuh adalah dari terbit fajar sampai terbit matahari.” (HR Muslim)
Jika seseorang masih sempat mengerjakan satu rakaat sebelum matahari terbit, maka salat Subuhnya tetap sah, meski pelaksanaan terbaik adalah dikerjakan di awal waktu.
Demikian penjelasan lengkap mengenai bacaan salat Subuh dari niat hingga salam beserta waktu pelaksanaannya. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi panduan dalam menyempurnakan ibadah sehari-hari.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















