
BOGORTODAY.COM – Dalam kehidupan sehari-hari, tidak jarang anggota keluarga di rumah memanaskan ulang makanan karena dianggap masih layak untuk disantap.
Cara ini memang praktis dan menghemat waktu. Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua makanan aman untuk dipanaskan kembali?
Mengutip laman IPB University, dosen Departemen Gizi Masyarakat Karina Rahmadia Ekawidyani menjelaskan bahwa ada beberapa kategori makanan yang sebaiknya dihindari untuk dipanaskan ulang.
Alasannya, makanan tertentu mengandung senyawa yang bisa berubah berbahaya atau berisiko terkontaminasi bakteri ketika melalui proses pemanasan berulang.
Beberapa contoh makanan tersebut antara lain sayuran tinggi nitrat seperti bayam serta makanan berbasis protein seperti ayam dan telur yang berisiko mengandung bakteri Salmonella.
Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Ulang
Menukil laman Times of India, berikut daftar makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan kembali:
- Bayam
Bayam memiliki kandungan nitrat yang cukup tinggi. Jika dipanaskan ulang, nitrat dapat berubah menjadi senyawa berbahaya yang berisiko bagi kesehatan, terutama bagi orang dengan kondisi medis tertentu.
Sebaiknya, bayam dikonsumsi dalam keadaan segar dan tidak disimpan terlalu lama.
- Kentang
Kentang yang dipanaskan ulang berpotensi menghasilkan bakteri Clostridium botulinum, terutama jika proses penyimpanannya kurang tepat.
Untuk mencegah risiko ini, kentang matang harus disimpan dengan baik dan pada suhu yang sesuai.
- Telur
Telur yang dipanaskan kembali bisa berubah teksturnya menjadi kenyal dan mengeluarkan aroma belerang. Selain itu, pemanasan berulang dapat merusak kandungan protein di dalam telur. Disarankan untuk mengonsumsi telur segera setelah dimasak.
- Daging Ayam
Memanaskan ulang daging ayam dapat mengurangi kualitas protein dan membuat teksturnya menjadi lebih keras.
Sebaiknya, masak ayam sesuai kebutuhan agar tidak perlu dipanaskan kembali.
- Seafood
Makanan laut tergolong sangat rentan terhadap pertumbuhan bakteri. Pemanasan ulang juga dapat mengubah tekstur dan rasa seafood.
Cara paling aman adalah mengonsumsi seafood segera setelah dimasak.
- Jamur
Jamur merupakan makanan kaya protein, tetapi tidak dianjurkan untuk dipanaskan ulang karena dapat mengurangi rasa dan kandungan gizinya. Selain itu, pemanasan ulang jamur berpotensi menghasilkan senyawa berbahaya seperti nitrogen teroksidasi.
- Nasi
Sebagai makanan pokok, nasi ternyata termasuk makanan yang tidak disarankan untuk dipanaskan kembali. Nasi yang disimpan pada suhu ruangan berisiko mengandung bakteri Bacillus cereus.
Jika nasi dipanaskan ulang, bakteri tersebut dapat berkembang dan berpotensi menyebabkan keracunan makanan.
Memanaskan ulang makanan memang terlihat sepele, namun bisa berdampak buruk jika tidak dilakukan dengan bijak. Untuk menjaga kesehatan keluarga, penting untuk mengetahui jenis makanan apa saja yang sebaiknya langsung dihabiskan atau disimpan dengan cara yang benar.
Lebih aman mengolah makanan secukupnya dan mengonsumsinya dalam keadaan segar agar manfaat gizinya tetap optimal dan terhindar dari risiko kesehatan. ️
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















