
“Dari performa di sini memang mereka kalah dari pasangan junior. Tapi itu sudah menjadi bahan program latihan kami. Ada beberapa poin penting yang menjadi fokus utama,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Eng Hian menegaskan kekalahan tersebut merupakan bagian dari proses adaptasi terhadap perubahan pola permainan yang sedang diterapkan. Ia menyebut Fajar/Fikri saat ini tengah menyesuaikan diri dengan pendekatan baru yang tentu membutuhkan waktu.
“Kalau rekan-rekan media mengikuti perjalanan Fajar/Fikri, ada beberapa perubahan pola permainan. Mereka masih beradaptasi dan itu tidak mudah,” jelasnya.
Meski demikian, PBSI tetap optimistis target besar bisa tercapai seiring berjalannya waktu. Eng Hian menekankan bahwa fokus utama Fajar/Fikri bukan hanya pada setiap turnamen, melainkan puncaknya berada di ajang-ajang utama tahun ini.
“All England menjadi sasaran utama, lalu Indonesia Open, dan puncaknya nanti di Asian Games,” pungkas Eng Hian.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















