
Senada dengan Handy, sejumlah warga berharap Pemerintah Kota Bogor melalui dinas terkait tidak hanya melakukan penambalan sementara. Warga menuntut adanya pengecekan struktur jalan secara menyeluruh untuk memastikan apakah retakan tersebut disebabkan oleh beban kendaraan atau penurunan stabilitas tanah di area tersebut.
Sebagai informasi, jalur khusus roda dua di Jalan Saleh Danasasmita ini resmi dibuka kembali pada 26 Agustus 2025 lalu. Jalur sementara sepanjang 250 meter dengan lebar sekitar 2,5 meter tersebut dibangun sebagai solusi cepat Pemkot Bogor untuk menjaga mobilitas warga pascabencana longsor yang sempat memutus akses di wilayah tersebut.
Publik kini menanti respons cepat dari Dinas PUPR agar infrastruktur vital yang baru berusia lima bulan ini tidak memakan korban jiwa.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















