
Selain penguatan pasar petani, Pemerintah Kabupaten Bogor juga terus mendorong pemanfaatan lahan tidur milik Pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan dan revitalisasi hutan kota, yang terbukti memberikan dampak positif terhadap pengurangan banjir di sejumlah kawasan.
Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan penghijauan, Pemkab Bogor juga menyiapkan kebijakan pembangunan desa sentra buah di 416 desa dan 19 kelurahan. Program ini disertai stimulus dan perlombaan sebagai upaya mendorong setiap desa memiliki ketahanan pangan dan potensi unggulan masing-masing.
Saat ini, sebanyak 71 lapak telah mulai beroperasi di pasar garuda dari total sekitar 150 lapak yang direncanakan. Seluruh pedagang akan didata dan diikat melalui perjanjian kerja sama dengan Distanhorbun. Ke depan, Pemkab Bogor juga berkomitmen memprioritaskan pengadaan tanaman dan bibit dari petani lokal untuk kebutuhan taman dan ruang terbuka hijau.
Beragam produk unggulan petani ditampilkan di Pasar Petani Garuda, mulai dari buah dan tanaman hias dengan harga terjangkau hingga tanaman koleksi bernilai tinggi.
Pemerintah daerah juga akan menyalurkan bibit gratis kepada masyarakat yang bersumber dari petani lokal, termasuk varietas alpukat Kabupaten Bogor yang telah tersertifikasi oleh Kementerian Pertanian.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















