Menuju Pajak Presisi dan Transparan, Kota Bogor Bangun Ekosistem Geospasial Terpadu

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Deni Hendana, menjelaskan bahwa SISABAKOTA berfungsi sebagai single source of truth (Sumber Kebenaran Tunggal) data fiskal daerah, sekaligus alat deteksi dini terhadap potensi kebocoran penerimaan.

“Melalui SISABAKOTA, kami mengintegrasikan seluruh data pajak daerah lintas sektor dalam satu dashboard geospasial. Sistem ini memungkinkan kami melihat secara real-time potensi, realisasi, serta indikasi kebocoran pajak. SISABAKOTA menjadi alat strategis untuk menentukan prioritas pengawasan, intensifikasi, dan ekstensifikasi pajak daerah secara presisi,” jelas Deni.

BACA JUGA :  7 Cara Menunjukkan Kasih Sayang kepada Kucing yang Mudah Dipahami Anabul

Dengan pendekatan geospasial, SISABAKOTA mampu memetakan objek dan potensi pajak hingga tingkat RT, menampilkan kesenjangan antara potensi dan realisasi, serta menjadi early warning system bagi pemerintah daerah dalam menutup celah kebocoran sejak dari hulu.

Pengembangan SISABAKOTA juga terintegrasi dengan berbagai aplikasi pendukung pendataan dan pengawasan pajak daerah, sehingga membentuk ekosistem digital pajak yang saling terhubung, transparan, dan akuntabel.

BACA JUGA :  Roy, Ahli Kunci di Balik Terbukanya Brankas Rp476 M Sentul

Melalui pembangunan ekosistem geospasial terpadu ini, Pemkot Bogor menargetkan terciptanya tata kelola pajak daerah yang modern, berkeadilan, dan berkelanjutan, sekaligus menjadikan kepatuhan pajak sebagai budaya bersama dalam mendukung pembangunan Kota Bogor. (ADV)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Bas

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================