BOGORTODAY.COM – Banyak orang merasa rumahnya semakin sempit dan tidak nyaman, bukan karena ukuran bangunan yang kecil, melainkan akibat terlalu banyak barang yang menumpuk.
Ruangan yang terasa sesak kerap membuat aktivitas harian menjadi kurang nyaman, barang sulit ditemukan, dan bahkan bisa memicu stres tanpa disadari.
Menata dan merapikan rumah bukan hanya soal estetika, tetapi juga menyangkut fungsi dan kenyamanan.
Dengan cara penataan yang tepat, rumah dapat terasa lebih lega, rapi, serta mudah digunakan untuk berbagai aktivitas sehari-hari.
Menata rumah tidak harus dilakukan sekaligus atau membutuhkan biaya besar. Kuncinya terletak pada strategi penyimpanan barang yang tepat dan dilakukan secara bertahap.
Dilansir dari The Spruce, berikut tujuh cara yang bisa diterapkan agar rumah tidak terasa sesak.
- Mulai dengan Mengurangi Barang yang Tidak Perlu
Ruangan akan sulit terasa lega jika dipenuhi barang yang jarang atau bahkan tidak pernah digunakan. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memilah dan mengurangi barang.
Mulailah dari area kecil, seperti satu laci, satu lemari, atau satu sudut ruangan. Pisahkan barang ke dalam beberapa kategori, seperti dibuang, disumbangkan, didaur ulang, atau dipindahkan ke tempat lain.
Barang yang rusak, usang, atau tidak lagi relevan sebaiknya segera disingkirkan agar tidak terus memakan ruang. Setelah itu, biasakan untuk tidak menyimpan barang yang tidak benar-benar dibutuhkan.
- Tentukan Tempat Khusus untuk Setiap Barang
Setelah jumlah barang berkurang, pastikan setiap barang memiliki tempatnya sendiri. Tanpa tempat khusus, barang akan mudah kembali berserakan dan membuat ruangan terlihat berantakan.
Tempat penyimpanan bisa berupa lemari, rak, kotak penyimpanan, atau area tertentu di dalam rumah. Dengan penataan seperti ini, barang akan lebih mudah ditemukan dan dikembalikan ke tempat semula setelah digunakan.
- Simpan Barang Sesuai Area Penggunaannya
Menyimpan barang di dekat area penggunaannya merupakan prinsip dasar dalam penataan rumah. Penempatan barang sesuai fungsi ruang akan memudahkan proses pengambilan dan pengembalian.
Selain meningkatkan efisiensi aktivitas sehari-hari, cara ini juga mengurangi risiko barang berpindah tempat secara tidak teratur. Setiap barang memiliki lokasi yang jelas, sehingga ruangan lebih mudah dijaga kerapihannya.
- Manfaatkan Wadah Transparan dan Label
Pemilihan wadah penyimpanan yang tepat dapat membuat ruangan terlihat lebih rapi. Wadah transparan memudahkan untuk melihat isi di dalamnya tanpa harus membuka satu per satu.
Jika menggunakan kotak atau keranjang tertutup, tambahkan label agar isi di dalamnya mudah dikenali. Selain memudahkan pencarian, label juga membantu anggota keluarga lain mengembalikan barang ke tempat yang benar sehingga rumah tetap rapi dalam jangka panjang.
- Manfaatkan Dinding dan Bagian Pintu Rumah
Saat menata rumah, area lantai dan meja sering menjadi fokus utama, sementara dinding dan pintu kerap terabaikan. Padahal, bagian ini bisa dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan tambahan tanpa membuat ruangan terasa penuh.
Rak tempel, gantungan, atau organizer di balik pintu dapat digunakan untuk menyimpan barang-barang ringan yang sering dipakai. Bagian belakang pintu lemari, pintu kamar, atau dinding dapur bisa menjadi solusi praktis agar barang tidak menumpuk di lantai.
- Buat Daftar Penyimpanan Barang Penting
Memiliki banyak tempat penyimpanan terkadang membuat seseorang lupa di mana barang disimpan. Untuk menghindarinya, buat daftar sederhana berisi lokasi barang-barang penting.
Catat tempat penyimpanan dokumen, barang berharga, atau perlengkapan khusus di ponsel atau buku catatan. Cara ini dapat menghemat waktu saat mencari barang dan mencegah barang penting hilang atau terlupakan.
- Terapkan Kebiasaan Merapikan Setiap Hari
Kerapian rumah tidak hanya ditentukan oleh cara menata, tetapi juga oleh kebiasaan sehari-hari. Jika barang selalu dikembalikan ke tempatnya setelah digunakan, rumah akan lebih mudah dijaga kerapiannya.
Kebiasaan sederhana seperti merapikan tempat tidur, membersihkan dapur setelah memasak, atau menyisihkan waktu sebentar sebelum beristirahat untuk merapikan barang dapat mencegah rumah menjadi berantakan.
Ruangan yang terasa sesak tidak selalu disebabkan oleh ukuran rumah yang kecil, melainkan oleh cara penyimpanan barang dan kebiasaan yang kurang tepat.
Dengan mengurangi barang, menentukan tempat penyimpanan yang jelas, memanfaatkan ruang vertikal, serta membangun kebiasaan merapikan setiap hari, rumah dapat terasa lebih lega, rapi, dan nyaman untuk ditinggali.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















