
“Berbeda dengan perguruan tinggi lain di mana mahasiswa datang ke kampus, mahasiswa UT itu berada di tempat masing-masing,” katanya.
Meski sebagian besar pembelajaran dilakukan secara daring, Ali menegaskan kualitas pembelajaran di UT tetap terjaga. Materi kuliah disusun secara sistematis dalam bentuk modul yang mudah dipelajari secara mandiri.
“Omongan dosen itu ditulis, disusun sistematis dan rapi dalam buku materi pokok. Jadi apa yang disampaikan dosen sudah tertuang di modul,” jelas Ali.
Dengan sistem tersebut, mahasiswa UT dituntut mampu belajar secara self instruction. Selain itu, mahasiswa juga dapat melakukan self assessment dan self assignment melalui berbagai fasilitas evaluasi yang tersedia.
“Ada tes formatif, ada pemecahan kartu. Mahasiswa sebenarnya bisa mengetes dirinya sendiri,” tambahnya.
Mahasiswa Dituntut Mandiri dan Disiplin
Rektor UT mengingatkan calon mahasiswa agar siap menjalani sistem pembelajaran mandiri yang terstruktur dan disiplin.
“Tugas mahasiswa itu belajar mandiri. Mandiri tapi tetap terkontrol dan terstruktur. Ada 16 minggu perkuliahan. Minggu pertama mahasiswa harus membaca modul,” ujar Ali.
Dengan dukungan puluhan ribu beasiswa serta sistem pembelajaran yang fleksibel, UT berharap dapat memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mencetak lulusan yang mandiri, disiplin, dan berdaya saing di seluruh Indonesia.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














