
Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan memperindah wilayah, tetapi juga memperkuat fungsi ekologis, terutama sebagai daerah resapan air dan penyangga lingkungan.
Hal ini dinilai penting mengingat Kabupaten Bogor memiliki peran strategis sebagai wilayah hulu bagi sejumlah daerah di sekitarnya, termasuk kawasan aliran Sungai Ciliwung.
“Pemerintah daerah telah menyiapkan tim khusus yang akan melanjutkan penanaman dalam beberapa hari ke depan, sekaligus melakukan pemeliharaan selama satu tahun di seluruh lokasi hutan kota yang telah ditanami,” jelas Rudy.
Rudy menambahkan, jenis dan jumlah bibit yang ditanam akan disesuaikan dengan karakteristik tanah dan kondisi cuaca di masing-masing wilayah.
Di beberapa kecamatan, luas area tanam bahkan bisa mencapai belasan hektare, tergantung pada ketersediaan lahan.
“Bogor harus kembali hijau. Menanam pohon itu bukan di baliho, tapi di tanah. Ini adalah investasi lingkungan dan warisan untuk anak cucu kita ke depan,” tegasnya.
Editor : Aditya Nugraha
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















