Cara Tepat Minum Kopi agar Lebih Sehat dan Berpotensi Panjang Umur

Kopi
Cara Tepat Minum Kopi agar Lebih Sehat dan Berpotensi Panjang Umur. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Minum kopi sudah menjadi rutinitas harian bagi banyak orang di seluruh dunia. Namun, tak sekadar soal seberapa sering diminum, cara menyeduh dan mengonsumsinya ternyata berperan besar dalam menentukan manfaat kesehatan yang diperoleh. Jika dilakukan dengan tepat, kopi bahkan dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam The Journal of Nutrition mengungkap bahwa kebiasaan minum kopi dengan cara tertentu berpotensi menurunkan risiko kematian dan berkontribusi pada usia hidup yang lebih panjang.

Dilansir dari Prevention (5/2/2026), penelitian ini melacak kebiasaan konsumsi kopi lebih dari 46.000 orang dewasa di Amerika Serikat selama hampir 10 tahun.

Para peserta diminta melaporkan secara rinci cara mereka mengonsumsi kopi, mulai dari kopi hitam, kopi tanpa kafein, hingga kopi dengan tambahan gula, susu, atau krimer.

Data tersebut kemudian dibandingkan dengan National Death Index untuk melihat kaitannya dengan risiko kematian akibat berbagai penyebab, termasuk penyakit jantung dan kanker.

Kopi Hitam Lebih Menguntungkan

BACA JUGA :  Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Resmi Kuasai Mayoritas Saham VISI, Investasi Capai Rp178 Miliar

Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi 1 hingga 3 cangkir kopi per hari berkaitan dengan penurunan risiko kematian dari semua penyebab.

Manfaat ini paling jelas terlihat pada mereka yang mengonsumsi kopi hitam atau kopi dengan tambahan gula dan lemak yang sangat minimal.

“Manfaat ini paling jelas terlihat ketika kopi dikonsumsi tanpa tambahan gula berlebih dan lemak jenuh,” ujar Dr. David Perlmutter, ahli saraf sekaligus anggota American College of Nutrition.

Ia menjelaskan bahwa konsumsi kopi hitam atau kopi dengan kurang dari 2,5 gram gula dan kurang dari 1 gram lemak jenuh per cangkir dikaitkan dengan penurunan risiko kematian hingga 14 persen dibandingkan mereka yang tidak minum kopi sama sekali.

Waspadai Gula dan Krimer Berlebih

Sayangnya, kebiasaan ini sering kali tidak diterapkan. Banyak peminum kopi justru menambahkan gula dan krimer dalam jumlah cukup tinggi, sehingga manfaat sehat kopi menjadi berkurang.

“Ini menjadi persoalan pada minuman kopi kekinian yang populer, karena kandungan gula dan lemaknya sering kali terlalu tinggi,” ungkap Dr. David Perlmutter.

BACA JUGA :  4 Area Rumah yang Wajib Dibersihkan Setiap Minggu Agar Tetap Nyaman dan Sehat

Padahal, tanpa tambahan tersebut, kopi merupakan sumber antioksidan alami seperti polifenol dan asam klorogenat. Zat-zat ini berperan penting dalam melawan peradangan dan stres oksidatif, dua faktor yang berkaitan erat dengan penyakit kronis.

Tetap Perlu Dibatasi

Meski memiliki manfaat, konsumsi kopi tetap perlu dikontrol. Ahli gizi jantung Michelle Routhenstein mengingatkan bahwa minum kopi berlebihan—terutama lebih dari empat cangkir per hari—dapat memicu kecemasan, gangguan tidur, hingga peningkatan tekanan darah.

Michelle juga menekankan pentingnya menyesuaikan asupan kafein dengan kondisi kesehatan masing-masing individu. Untuk hasil yang optimal, para ahli menyarankan konsumsi kopi secukupnya, yakni sekitar 3–4 cangkir per hari atau setara 400 mg kafein, dengan kandungan gula dan lemak rendah, serta menghindari minum kopi di sore atau malam hari agar tidak mengganggu kualitas tidur.

Dengan cara konsumsi yang tepat, kopi tak hanya menjadi teman beraktivitas, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat kesehatan jangka panjang.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================