
BOGORTODAY.COM – Mitos seputar makanan memang kerap membuat banyak orang waswas. Salah satu yang cukup populer adalah anggapan bahwa makan durian setelah menyantap sate atau gulai kambing bisa memicu stroke. Namun, benarkah demikian?
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberikan penjelasan terkait anggapan tersebut. Menurutnya, klaim tersebut ada benarnya, namun juga tidak sepenuhnya tepat.
“Bukan berarti sekali makan langsung stroke saat itu juga, tapi kombinasi keduanya itu memang ‘bom’ bagi tubuh,” kata Menkes Budi, dikutip dari akun Instagram pribadinya, Senin (9/2/2026).
Kenapa Kombinasi Ini Dianggap Berisiko?
Menkes menjelaskan bahwa olahan daging kambing seperti sate dan gulai umumnya mengandung lemak jenuh dan garam yang tinggi, terutama pada bagian bumbu dan kuahnya. Sementara itu, durian dikenal sebagai buah dengan kandungan lemak dan gula yang tinggi.
“Sate dan gulai kambing itu tinggi lemak jenuh dan garam, sedangkan durian tinggi lemak dan gula,” jelasnya.
Jika kedua jenis makanan tersebut dikonsumsi bersamaan, efeknya bisa membuat tekanan darah meningkat dan kadar gula darah melonjak. Kondisi ini tentu tidak ideal, terutama bagi orang dengan riwayat hipertensi, diabetes, atau penyakit jantung.
“Kalau dimakan sekaligus, kasihan tubuh kita. Kerjanya jadi berat banget,” tambah Menkes.
Apakah Langsung Menyebabkan Stroke?
Menkes menegaskan bahwa konsumsi durian dan olahan kambing tidak serta-merta menyebabkan stroke secara langsung. Namun, kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak, garam, dan gula secara bersamaan dan berulang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan dalam jangka panjang.
Karena itu, Menkes menyarankan agar tidak menjadikan durian sebagai hidangan penutup setelah menyantap sate atau gulai kambing.
Tips Aman Tetap Bisa Makan Enak
Agar tetap bisa menikmati makanan favorit tanpa membebani tubuh, Menkes Budi membagikan tips sederhana:
“Saya punya tips biar tetap bisa makan enak tapi aman. Kalau lagi pengin sate atau gulai, saya cuma makan dagingnya. Kuah lemak dan bumbunya saya pinggirkan,” ujarnya.
Untuk makanan penutup, Menkes menyarankan memilih buah yang lebih ringan.
“Penutupnya apa? Jangan durian dong. Pilih buah yang segar, banyak airnya, dan rendah gula seperti semangka,” katanya.
Ia juga menekankan agar tidak mengonsumsi semuanya dalam satu waktu.
“Jadi duriannya disimpan buat besok-besok saja. Jangan ditumpuk hari ini semua,” tutup Menkes.
Makan durian setelah sate atau gulai kambing bukan penyebab langsung stroke, namun kombinasi keduanya memang dapat memberatkan kerja tubuh karena tingginya lemak, garam, dan gula. Kunci utamanya adalah porsi, frekuensi, dan kombinasi makanan yang lebih bijak agar kesehatan tetap terjaga.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















