
Tradisi ini menjadi pengalaman budaya yang bermakna dalam menyeduh teh dengan penuh perhatian dan ketekunan. Bukan semata tentang mahalnya harga teh, tetapi lebih kepada nilai kebersamaan yang terbangun di dalamnya.
Dedie Rachim menilai tradisi tersebut dapat memberikan ketenangan di tengah aktivitas masyarakat yang kerap dikejar waktu.
“Hal menarik dari tradisi ini adalah esensi kebersamaan yang dapat mempererat tali silaturahmi,” ucapnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat posisi Kota Bogor sebagai City of Gastronomy.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














