Wae Rebo “Desa di Atas Awan” Resmi Dibuka Kembali untuk Wisatawan Mulai 9 Februari 2026

Meski jalur menuju Wae Rebo kini telah dinyatakan aman untuk dilalui, pengelola tetap mengimbau wisatawan agar waspada. Mengingat Wae Rebo berada di ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), perubahan cuaca dapat terjadi secara tiba-tiba.

Wisatawan disarankan menggunakan perlengkapan mendaki yang memadai, menjaga kondisi fisik, serta selalu mengikuti arahan pemandu lokal selama perjalanan.

BACA JUGA :  iOS 27 Bawa Banyak Pembaruan: Apple Maps hingga Apple Music Ditingkatkan dengan AI dan Fitur Baru

Wae Rebo sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan NTT berkat keunikan arsitektur dan kekayaan budayanya. Desa ini memiliki tujuh rumah adat berbentuk kerucut yang ikonik, dikenal dengan sebutan Mbaru Niang, yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia.

Tak hanya menawarkan panorama alam pegunungan yang menakjubkan, Wae Rebo juga menyuguhkan pengalaman budaya yang autentik. Wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat yang masih memegang teguh adat istiadat leluhur.

BACA JUGA :  Indonesia dan Singapura Perkuat Kerja Sama Ekonomi di Enam Sektor Strategis

Keramahtamahan warga desa dalam menyambut tamu menjadi daya tarik tersendiri, menjadikan kunjungan ke Wae Rebo sebagai pengalaman yang berkesan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================