Menjelang Imlek, Ini Deret Persiapan Penting dan Maknanya dalam Tradisi Tionghoa

Imlek
Menjelang Imlek, Ini Deret Persiapan Penting dan Maknanya dalam Tradisi Tionghoa. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Perayaan Tahun Baru China atau Imlek merupakan momen penting bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia.

Menjelang pergantian tahun, berbagai persiapan biasanya mulai dilakukan, mulai dari menyiapkan hampers, membeli pernak-pernik hiasan rumah, hingga berburu baju baru.

Namun, persiapan Imlek sejatinya tidak sekadar soal penampilan atau dekorasi. Setiap ritual yang dilakukan memiliki makna mendalam sebagai simbol harapan, keberuntungan, dan awal baru. Berikut beberapa hal penting yang perlu dilakukan menjelang perayaan Imlek beserta maknanya.

  1. Bersih-bersih rumah

Dalam tradisi Tionghoa, membersihkan rumah menjelang Imlek melambangkan upaya menyingkirkan energi negatif dan kesialan di tahun lama, sekaligus membuka jalan bagi keberuntungan di tahun yang baru.

Biasanya, kegiatan bersih-bersih dilakukan sekitar satu minggu sebelum Imlek. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari furnitur, lantai, kamar mandi, hingga memilah barang yang sudah tidak terpakai untuk dibuang atau didonasikan.

Namun, ada satu pantangan penting: tidak membersihkan rumah di hari pertama Imlek, karena dipercaya sama saja dengan menyapu keberuntungan yang baru datang.

  1. Potong rambut

Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, benda tajam seperti gunting dan pisau dihindari selama perayaan Imlek karena melambangkan pemutusan rezeki atau hubungan.

BACA JUGA :  Kenali Tanda-Tanda Stres Sejak Dini, Jangan Abaikan Dampaknya pada Kesehatan Mental

Oleh karena itu, potong rambut sebaiknya dilakukan sebelum Imlek. Selain mengikuti tradisi, hal ini juga membuat penampilan lebih rapi dan segar saat bersilaturahmi ke rumah keluarga dan kerabat.

  1. Membeli baju baru

Membeli dan mengenakan baju baru saat Imlek sudah menjadi tradisi turun-temurun. Baju baru melambangkan awal yang bersih, harapan baru, dan lembaran hidup yang segar di tahun yang akan datang.

Tidak hanya pakaian luar, pakaian dalam pun biasanya diganti dengan yang baru. Warna merah menjadi pilihan utama karena dipercaya sebagai simbol keberuntungan, kebahagiaan, dan perlindungan dari energi buruk.

  1. Mendekorasi rumah

Layaknya Natal dengan ornamen khasnya, Imlek juga identik dengan dekorasi bernuansa merah dan emas. Dekorasi paling penting biasanya ditempatkan di pintu rumah.

Di kedua sisi pintu, dipasang kaligrafi atau harapan baik, serta karakter “fú” (福) yang sering ditempel terbalik. Penempelan terbalik ini bukan tanpa alasan. Dalam bahasa Mandarin, kata terbalik dan tiba terdengar sama, sehingga melambangkan keberuntungan yang “datang” ke rumah.

Selain itu, lampion merah, puisi Imlek, tanaman hias, bunga, dan buah-buahan tertentu juga kerap digunakan karena memiliki makna kemakmuran dan rezeki.

  1. Melunasi utang
BACA JUGA :  Jetour T2 i-DM Siap Meluncur di Indonesia, SUV Plug-in Hybrid dengan Jarak Tempuh Tembus 1.000 Km

Kepercayaan lama masyarakat Tionghoa menyebutkan bahwa memulai tahun baru dengan utang dapat membawa kesulitan finansial sepanjang tahun.

Karena itu, banyak orang berusaha melunasi utang sebelum Imlek tiba. Tradisi ini bukan sekadar kepercayaan, tetapi juga menjadi pengingat untuk memulai tahun baru dengan kondisi keuangan yang lebih ringan dan tenang.

  1. Membersihkan diri

Tak hanya rumah, tubuh dan jiwa juga perlu dibersihkan menjelang Imlek. Ritual mandi khusus sering dilakukan sebagai simbol pembersihan energi negatif yang menempel selama setahun.

Daun jeruk Bali atau pomelo dipercaya memiliki khasiat untuk mengusir energi buruk. Biasanya daun direbus, lalu airnya digunakan untuk membilas tubuh dari kepala hingga kaki.

Daunnya pun kadang digunakan untuk menggosok badan sebagai bagian dari ritual penyucian diri.

Persiapan Imlek bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan rangkaian tradisi sarat makna yang mencerminkan harapan akan keberuntungan, kesehatan, dan kebahagiaan di tahun yang baru. Dengan memahami makna di balik setiap ritual, perayaan Imlek pun menjadi lebih bermakna dan penuh rasa syukur.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================