
Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan kulit mudah memar, gusi berdarah, serta proses penyembuhan luka yang lebih lambat.
Vitamin C banyak ditemukan dalam:
- Jeruk
- Paprika merah dan hijau
- Kiwi
- Brokoli
- Stroberi
- Lemak Sehat
Kulit yang lembap dan glowing membutuhkan asupan lemak sehat yang cukup. Kekurangan lemak dapat membuat kulit tampak kering, kusam, dan mudah berkerut.
Lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda membantu menjaga elastisitas dan kelembapan kulit. Sumber lemak sehat antara lain:
- Kacang-kacangan
- Biji-bijian
- Alpukat
- Ikan berlemak
- Selenium
Selenium adalah mineral yang membantu kerja antioksidan dalam melindungi kulit dari dampak buruk sinar ultraviolet. Kekurangan selenium dikaitkan dengan meningkatnya risiko kanker kulit.
Selenium dapat diperoleh dari makanan seperti:
- Ikan tuna
- Daging olahan seperti ham
- Biji-bijian utuh
- Pisang
- Telur
- Vitamin E
Vitamin E dikenal sebagai vitamin penting untuk kesehatan kulit karena sifatnya sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Vitamin ini mampu menyerap energi dari sinar ultraviolet dan membantu mencegah kerusakan sel kulit.
Vitamin E bekerja lebih optimal jika dikonsumsi bersama vitamin C karena dapat memperkuat dinding sel kulit. Sumber vitamin E meliputi:
- Kacang-kacangan
- Biji-bijian
- Minyak nabati
Kulit sehat dan terawat tidak hanya bergantung pada perawatan dari luar, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh nutrisi yang dikonsumsi sehari-hari.
Memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral penting seperti vitamin A, C, E, zinc, selenium, serta lemak sehat dapat membantu kulit tetap kuat, lembap, dan terlindungi dari kerusakan.
Dengan pola makan seimbang dan gaya hidup sehat, kamu bisa menjaga kesehatan kulit secara optimal dari dalam dan luar.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















