9 Makanan yang Aman Dikonsumsi Saat Diare, Bantu Cegah Dehidrasi

Makanan
9 Makanan yang Aman Dikonsumsi Saat Diare, Bantu Cegah Dehidrasi. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Pemilihan makanan yang tepat menjadi salah satu kunci penting untuk membantu meredakan diare sekaligus mencegah tubuh kehilangan terlalu banyak cairan.

Saat diare, tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit penting seperti natrium dan kalium yang berperan menjaga fungsi organ tetap optimal.

Jika tidak ditangani dengan baik, diare dapat memicu dehidrasi, tubuh terasa lemas, hingga gangguan keseimbangan elektrolit — terutama pada anak-anak dan lansia.

Selain memperbanyak minum air putih dan cairan elektrolit, asupan makanan juga perlu diperhatikan. Melansir Natural Remedy Ideas, berikut sejumlah makanan yang relatif aman dan dapat membantu meredakan diare.

  1. Pisang

Pisang merupakan salah satu makanan yang paling sering dianjurkan saat diare. Kandungan pektin di dalamnya adalah serat larut yang membantu menyerap kelebihan cairan di usus sehingga feses menjadi lebih padat.

Selain itu, pisang kaya akan kalium, elektrolit yang banyak hilang saat diare. Teksturnya yang lembut membuat pisang mudah dicerna dan tidak membebani saluran cerna yang sedang sensitif.

  1. Nasi Putih

Nasi putih adalah sumber karbohidrat sederhana yang mudah dicerna tubuh. Kandungan seratnya yang rendah membuatnya relatif aman dikonsumsi saat diare.

Pati dalam nasi putih juga membantu melapisi dinding lambung dan usus sehingga dapat mengurangi iritasi pada saluran pencernaan.

  1. Roti Tawar

Roti tawar putih termasuk makanan rendah serat yang ramah bagi pencernaan saat diare. Proses pemanggangan membuat roti lebih mudah dicerna dan membantu menyerap kelebihan cairan di saluran cerna.

BACA JUGA :  Hilang Kendali, Truk Boks Hantam Tiang dan Motor di Bogor

Sebagai sumber energi, roti tawar tidak memicu iritasi. Hindari roti gandum, roti berbiji, atau roti dengan tambahan mentega serta selai tinggi gula.

  1. Sup atau Kaldu Ayam

Kaldu ayam hangat membantu menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang selama diare. Teksturnya yang ringan juga tidak membebani kerja lambung dan usus.

Kandungan mineral dalam kaldu membantu menjaga keseimbangan elektrolit. Pilih kaldu rendah lemak dan tidak terlalu asin agar tetap aman bagi pencernaan.

  1. Wortel Rebus

Wortel yang direbus hingga lunak lebih mudah dicerna dan tetap mengandung serat larut yang membantu menyerap cairan di usus. Sayuran ini juga kaya vitamin A yang mendukung proses pemulihan tubuh.

Teksturnya yang lembut membuat wortel cocok dikonsumsi saat saluran cerna sedang sensitif, baik dimakan langsung maupun dijadikan campuran sup.

  1. Kentang Rebus

Kentang rebus tanpa kulit merupakan sumber karbohidrat yang mudah dicerna dan dapat membantu mengikat cairan di usus. Kentang juga mengandung kalium untuk menggantikan elektrolit yang hilang.

Pastikan kentang dikonsumsi tanpa tambahan mentega, santan, atau bumbu tajam agar tidak memperparah gejala diare.

  1. Yogurt

Yogurt tawar yang mengandung probiotik dapat membantu mengembalikan keseimbangan bakteri baik di usus yang terganggu akibat diare. Probiotik berperan dalam mempercepat pemulihan sistem pencernaan.

BACA JUGA :  Peringati HJB 544, Pengcab IMI Kabupaten Bogor Ajak Ratusan Peserta Telusuri Jejak Ipik Gandamana

Pilih yogurt tanpa gula dengan kultur hidup aktif. Bagi sebagian orang yang sensitif terhadap laktosa, yogurt umumnya lebih mudah ditoleransi dibandingkan susu cair.

  1. Telur Rebus

Telur rebus merupakan sumber protein yang mudah dicerna dan membantu memperbaiki jaringan tubuh, termasuk saluran cerna.

Cara memasak yang sederhana membuat telur tidak membebani pencernaan. Hindari telur goreng atau telur dengan tambahan minyak dan bumbu berlebihan.

  1. Oatmeal

Oatmeal yang dimasak dengan baik mengandung serat larut yang membantu menyerap kelebihan air di usus.

Kandungan beta-glukan di dalamnya membentuk gel di saluran pencernaan sehingga membantu memperbaiki konsistensi feses.

Agar lebih mudah dicerna, masak oat dengan air, bukan susu, dan pastikan teksturnya sangat lunak selama masa diare.

Hindari Makanan Ini Saat Diare

Selain memilih makanan yang tepat, penting juga untuk menghindari makanan yang bisa memperparah gejala, seperti:

  • Makanan berlemak dan digoreng
  • Makanan pedas
  • Minuman berkafein
  • Produk susu (jika sensitif laktosa)
  • Makanan tinggi gula

Jika diare berlangsung lebih dari dua hari pada orang dewasa, atau disertai demam tinggi, tinja berdarah, serta tanda-tanda dehidrasi seperti jarang buang air kecil dan mulut kering, segera konsultasikan ke tenaga medis.

Dengan pola makan yang tepat dan asupan cairan yang cukup, diare umumnya dapat mereda dalam beberapa hari tanpa komplikasi serius.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================