
Kepada para lurah, Dedie Rachim juga meminta agar lebih mengenal warganya secara mendetail dan mendalam.
“Sehingga lurah harus tahu siapa yang harus dibantu, siapa warga yang sakit dan tidak mungkin kita bawa ke rumah sakit. Koordinasikan dengan puskesmas, lakukan langkah untuk melihat langsung warga yang sedang sakit atau membutuhkan pertolongan,” ujarnya.
Dengan begitu, masyarakat akan lebih merasakan kehadiran pemerintah, baik di tingkat kota hingga lingkungan terkecil.
“Tidak perlu segala sesuatu viral dulu, karena di wilayah itu lurah adalah wali kota kecil. Jadi Bapak Ibu Lurah harus mengenal warganya, seperti anak-anak difabel yang memiliki keistimewaan, mereka yang autis, tunanetra, dan tunarungu harus kita pahami dan kita ketahui,” ucapnya.
Pun secara khusus, Dedie Rachim menyampaikan terima kasih kepada Deni Hendana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor dan kini menduduki jabatan baru.
Dirinya mengingatkan bahwa dalam mengakselerasi pembangunan diperlukan modal pembangunan selain sumber daya manusia yang andal, juga lingkungan kerja yang memadai. Sehingga diharapkan peningkatan pendapatan dan ketersediaan anggaran dapat mewujudkan visi dan misi.
“Saya berharap kepada Abdul Wahid untuk dapat segera melaksanakan langkah-langkah perbaikan, pembenahan, serta peningkatan pendapatan agar target capaian Pemkot Bogor yang nantinya akan kita pakai sebagai modal pembangunan di Kota Bogor dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Editor : Aditya Nugraha
Sumber : Diskominfo Kota Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















