
Program infrastruktur bukan sekadar perbaikan fisik. Secara filosofis, ini membuka akses distribusi barang dan orang, memudahkan masyarakat bekerja, bersekolah, dan beraktivitas ekonomi.
“Ini mungkin tidak langsung menyasar pengangguran secara spesifik, tetapi sangat sensitif terhadap pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ajat mengungkapkan bahwa Bupati Bogor menginginkan adanya program terintegrasi antar perangkat daerah. Misalnya, Dispora menyelenggarakan pelatihan, Disdagin menyiapkan peralatan, Dinas Koperasi membantu pemasaran, serta BUMD perbankan mendukung pembiayaan. Integrasi ini ditargetkan mulai berjalan optimal pada 2026.
Dalam aspek kewilayahan, Pemkab Bogor juga fokus mengurangi disparitas pembangunan antara wilayah Tengah, Timur, dan Barat. Wilayah Barat akan didorong percepatan pengembangannya, wilayah Timur diarahkan pada pengembangan pusat-pusat ekonomi baru, sementara wilayah Tengah difokuskan pada pengendalian, terutama di kawasan hulu dan daerah aliran sungai seperti DAS Ciliwung.
Selain itu, Sekda menegaskan bahwa Kabupaten Bogor tetap merupakan daerah rawan bencana. Oleh karena itu, aspek kebencanaan menjadi perhatian utama dalam setiap perencanaan pembangunan.
Berbagai wilayah dengan potensi gerakan tanah dan risiko bencana lainnya terus dipetakan dan diintervensi kebijakannya, seiring dengan upaya peningkatan indeks kebencanaan yang menunjukkan tren perbaikan.
“Bogor adalah daerah bencana, itu tidak bisa kita lupakan. Karena itu, pembangunan harus tetap memperhatikan aspek mitigasi dan ketahanan bencana,” tegasnya.
Kepala Bappedarida Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji menjelaskan bahwa proyeksi pembangunan 2027 harus mampu mengantisipasi dinamika bonus demografi.
“Target utama kami adalah memastikan pertumbuhan ekonomi dirasakan secara merata. Pusat ekonomi baru ini akan menyerap tenaga kerja secara signifikan,” ujar Bambam.
“Dengan sinergi seluruh perangkat daerah dan partisipasi aktif masyarakat, kita optimis Kabupaten Bogor 2027 akan semakin Istimewa dan Gemilang dalam melayani rakyat,” pungkas Bambam.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















