PLN Bogor Kota Cabut Paksa kWh Meter Ilegal di Area Publik

BOGORTODAY.COM – Dalam program Jumat Bersih (Jumsih) yang dicanangkan Pemerintah Kota Bogor, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bogor Kota membongkar praktik penyambungan listrik ilegal yang dipasang oleh oknum tidak bertanggung jawab di kawasan Suryakencana dan sekitarnya, Jumat (13/2/2026).

Manajer PLN ULP Bogor Kota, Andis Verinda Putra, menegaskan bahwa operasi ini bertujuan mengamankan aset negara sekaligus mendukung ketertiban pimpinan daerah.

“Kami mengamankan aset-aset ketertiban terkait aset kelistrikan yang memang tidak pada peruntukannya. Kami segerakan (eksekusi) untuk mendukung program Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota,” ujar Andis.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia Mobile Legends Jalani Dua Laga Penting di Kualifikasi Asian Games 2026 Hari Ini

Temuan Kabel di Pohon dan Meteran ‘Gelap’

Dalam penyisiran tersebut, petugas menemukan berbagai modus pelanggaran, mulai dari kabel bekas yang masih dialiri listrik hingga pemindahan kWh meter tanpa izin resmi. Selain itu, petugas mengamankan kabel-kabel bekas yang kondisinya masih menggantung dan berpotensi membahayakan masyarakat.

Kemudian ditemukan satu unit kWh meter yang tidak memiliki izin operasional resmi. “Ada satu meter yang kondisinya tidak ada izinnya, kita amankan dan cabut semuanya,” ungkap Andis.

Di kawasan Alun-Alun dan Jalan Mayor Oking, ditemukan kabel yang dililitkan secara liar di pohon serta meteran yang dipindahkan oleh oknum. “Kondisinya itu dipindahkan oleh oknum. Jangan sampai menyalur lagi di tempat tersebut,” tambahnya.

BACA JUGA :  Angkot Usia di Atas 20 Tahun Dilarang Mengaspal

Perketat Verifikasi dan Tindak Tegas

Andis menegaskan bahwa secara SOP, pemasangan atau pemindahan alat pembatas dan pengukur (APP) tidak boleh dilakukan oleh perorangan. PLN memiliki sistem verifikasi ketat untuk setiap pemasangan baru guna mencegah praktik ilegal yang merugikan publik.

“Kami akan kawal lebih ketat lagi dalam pemasangan atau eksekusinya. Semua yang terlihat tidak digunakan atau khawatir disalahgunakan, kami bersihkan semua,” tegasnya.

Bagi Halaman

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================