
Untuk diketahui, produksi air bersih di instalasi pengolahan air sangat tergantung pada
kondisi sungai sebagai air baku.
Setiap perubahan kualitas maupun kuantitas air sungai secara langsung mempengaruhi proses produksi, contohnya jika kekeruhan dan debit air baku melampaui ambang batas desain instalasi.
“Maka proses pengolahan membutuhkan dosis bahan kimia lebih tinggi dan waktu pengendapan lebih lama,” katanya.
Bahkan, lanjut dia, dalam kondisi ekstrem terpaksa menurunkan kapasitas produksi untuk menjaga mutu air sesuai standar kesehatan.
“Oleh sebab itu, kami mohon pengertiannya jika terjadi gangguan pengaliran yang disebabkan oleh alam seperti longsor yang merusak jaringan pipa maupun air baku
sungai yang tidak bisa diolah,” pintanya.
“Dan kamipun mengajak kesadaran pelanggan untuk membiasakan menampung air di torent maupun bak penampungan sebagai Cadangan air bersih sementara petugas teknis kami terus berusaha melakukan normalisasi pengaliran,” imbh dia.
Dengan berbagai langkah kesiapsiagaan ini, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan
berharap dapat memberikan pelayanan air bersih yang andal dan pelanggan dapat
menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan dengan khusyuk. ***
Editor : Gistin Illiyin
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















